Page 159 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 159

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



                  sekolah, kepala  TU, pelaksana  TU, guru, karyawan,
                  BP/BK, koperasi, UKS, WC karyawan, WC siswa, ru-
                  ang OSIS, ruang kegiatan kesiswaan (seperti sanggar
                  seni, pramuka, PMR, dll). Semuanya harus diperoleh
                  dengan jalan yang halal, dilaksanakan dengan cara yang
                  halal, dan disampaikan dengan cara yang baik dan adil.
               3.  Machine (Mesin)
                  Meliputi  hal-hal  yang berpautan  dengan  penggerak
                  demi kelancaran pelaksanaan manajemen di lembaga
                  pendidikan Islam, hal ini meliputi: mobil, sepeda mo-
                  tor, sepeda, perangkat komputer, generator, perangkat
                  elektronik  pembelajaran,  buku,  papan tulis,  spidol,
                  printer, alat laboratorium, alat dan media pembelaja-
                  ran, alat olah raga, seni, dan lain-lain. Semua alat atau
                  mesin tersebut harus dipergunakan dengan baik sesuai
                  kemanfaatannya, terutama bagi siswa dan stakeholders
                  lembaga, serta dioperasikan oleh orang yang memiliki
                  kemampuan.
               4.  Money (Uang)
                  Uang merupakan unsur utama dalam pelaksanaan ma-
                  najemen; uang merupakan alat pembayaran atas keper-
                  luan lembaga untuk menunjang tercapainya tujuan dan
                  membayar jerih payah hasil kerja SDM. Sumber keua-
                  ngan di lembaga pendidikan Islam biasanya ber asal dari
                  swadaya masyarakat, swadaya kiai, siswa/mahasiswa/
                  BOS/BOS pendamping daerah, APBN/APBD, bantu-
                  an masyarakat/orangtua, dan lainnya yang harus dike-
                  lola dengan baik. Hal ini meliputi perencanaan peng-
                  gunaan anggaran, pelaksanaan anggaran dan eva luasi
                  anggaran, serta laporan akuntabilitas keuangan dan ki-
                  nerja. Apapun yang dilaksanakan harus direncanakan,
                  diproses, dan dilaporkan kepada pemberi anggaran.


                                                                      157
   154   155   156   157   158   159   160   161   162   163   164