Page 211 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 211

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



            sur pokok sekolah inilah yang kemudian menjadi lembaga
            nonstruktural yang disebut dewan sekolah yang anggotanya
            terdiri  dari  guru,  kepala  sekolah,  administrator,  orang  tua,
              anggota masyarakat, dan murid (Nurkolis, 2003: 42).

               Perluasan keikutsertaan masyarakat dalam sistem mana-
            jemen persekolahan merupakan upaya untuk meningkatkan
            efektivitas pencapaian mutu sekolah/madrasah dan tujuan
            pendidikan. Sekolah dalam hal ini bukan lagi hanya milik se-
            kolah tetapi hakikat sekolah sebagai sub-sistem dalam sistem
            masyarakat direkonstruksi sehingga fungsi pendidikan dikem-
            balikan secara utuh dalam melestarikan nilai-nilai yang ada di
            masyarakat.

               4.  Faktor-Faktor yang Berpengaruh dalam Menentu-
                  kan Terciptanya Manajemen Mutu Terpadu
               W. Edward Deming (Arcaro, 2006: 8) yang diakui sebagai
            “Bapak Mutu’’ mengemukakan beberapa prinsip pokok yang
            dapat diterapkan dalam bidang pendidikan antara lain dipe-
            ngaruhi oleh:

               1.  Anggota dewan sekolah dan administrator harus me-
                  nerapkan tujuan mutu pendidikan yang akan dicapai.
               2.  Menekankan  pada  upaya  pencegahan kegagalan  pada
                  siswa, bukan mendeteksi kegagalan setelah peristiwa
                  terjadi.

               3.  Asal diterapkan secara ketat, penggunaan metode kon-
                  trol statistik dapat membantu memperbaiki  outcomes
                  siswa dan administratif.
               Selain Deming, bapak mutu lainnya adalah Joseph M.
            Juran  (Arcaro, 2006:  8), ia  berlatar  pendidikan  teknik  dan
            hukum. Seperti halnya Deming, Juran adalah ahli statistik
            terpandang. Juran menyebut mutu sebagai “tepat untuk pa-



                                                                      209
   206   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216