Page 250 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 250

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam



               4.  Ditinjau dari segi fasilitas dan transport perjalanan di-
                  nas sangat minim tidak mencukupi.
               Berikut adalah beberapa kendala dalam melaksanakan
            pengawasan: (1)  Frekuensi pengawasan yang rendah; (2)
              biaya transportasi yang minim; (3) letak geografis yang ber-
            jauhan terbelah gunung dan laut; (4) rasio jumlah pengawas
            yang kurang; (5) sarana dan fasilitas yang minim; (6) rua ngan
              pe ngawas yang belum ada; (7) rekrutmen pengawas yang
            minim; (8) kewenangan pengawas rendah dan tidak memiliki
            efek jera; (9) kebijakan tentang pengawas yang kurang berpi-
            hak; (10) perubahan peraturan dan kurikulum; (11) mutasi
            pejabat, pegawai/tenaga pendidikan atau guru; serta (12) pe-
            rubahan dan perkembangan zaman.
               Dari segi analisis secara umum, pelaksanaan supervisi pem-
            belajaran dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut:
               1.  Banyaknya penataran, diklat, dan sejenisnya terhadap
                  perubahan-perubahan kurikulum,  sehingga terkadang
                  dapat membingungkan guru.

               2.  Written Curriculum (dokumen tertulis, seperti silabus,
                  prota, prose, RPP) hanya sebagai syarat, bukan kebutu-
                  han, dan tidak pernah diadakan alanisis lebih lanjut.
               3.  Thougt curriculum (pemanfaatan dokumen kurikulum)
                  belum maksimal, bahkan ada yang tidak sesuai antara
                  yang dibuat dan yang diajarkan (dibuat setelah menga-
                  jar).
               4.  Tested curriculum (alat ukur keberhasilan), mulai dari
                  supported curriculum  (pemberian imbalan yang sesuai
                  antara guru yang profesional /kemampuan yang berbe-
                  da dan tidak), belum adanya evaluasi pembelajaran yang
                  menyebabkan anak malas dan guru mengajar monoton
                  akibat model pembelajaran yang kurang tepat



        248
   245   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255