Page 245 - dasar-dasar Manajemen Pendidikan Islam
P. 245
Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan Islam
Oleh karenanya, dalam bab ini penulis akan memaparkan
secara spesifik tentang supervisi program pembelajaran di ma-
drasah/sekolah. Bagaimana membuat kerja sama yang siner-
gis antara guru profesional dengan supervisor yang profesio-
nal dalam lembaga pendidikan dengan kurikulum baru, serta
indentifikasi permasalahan dan solusi untuk perbaikan mutu
pembelajaran.
2. Kajian tentang Supervisi Pembelajaran
a. Pengertian supervisi pembelajaran
supervisi berarti pengawasan, kemudian turunan katanya
muncul supervisor yang berarti pengawas. Supervisi bidang
pembelajaran adalah suatu proses pembimbingan dari pihak
yang berkompeten kepada guru-guru yang langsung mena-
ngani belajar siswa untuk memperbaiki situasi pembelajaran
agar efektif dengan prestasi belajar yang meningkat sesuai tu-
juan (Azhari, 2003: 1).
Menurut Willes (1975), supervisi bertujuan untuk me-
melihara atau mengadakan perubahan operasional sekolah,
dengan cara memengaruhi tenaga pengajar secara langsung
demi mempertinggi kegiatan belajar siswa. Supervisi hanya
berhubungan langsung dengan guru, tetapi berkaitan dengan
siswa dalam proses belajar. Ross L. (1980) mendefinisikan su-
pervisi sebagai pelayanan kepada guru-guru yang bertujuan
untuk menghasilkan perbaikan pengajaran, pembelajaran,
dan kurikulum. Menurut Purwanto (1987), supervisi adalah
aktivitas pembinaan yang direncanakan untuk membantu
para guru dan pegawai sekolah dalam melakukan pekerjaan
secara efektif (Santoso, 2011).
Ada beberapa perbedaan antara supervisi dan inspeksi.
Inspeksi bertujuan untuk memeriksa sampai seberapa jauh
suatu rencana telah dilaksanakan dan apakah kegiatan sesuai
243

