Page 105 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 105
88 Anatomi Fisiologi
Gambar 6.2: Kelenjar Hipofisis/Pituitari
Kelenjar hipofisis terbagi atas bagian anterior dan bagian posterior: (Kirnantoro
& Maryana, 2021).
1. Bagian Anterior
Sel-sel hipofisis anterior secara embriologis berasal dari kantong atap
faring, yang dikenal sebagai kantong rathke. Meskipun sel-sel
tampaknya relatif homogen di bawah mikroskop cahaya, sebenarnya
ada setidaknya lima jenis sel berbeda yang masing-masing
mengeluarkan hormon. Hormon yang dihasilkan kelenjar ini adalah:
a. Hormon Somatotropik atau Growth Hormone (hGH)
Hormon ini merupakan hormon untuk pertumbuhan yang berguna
merangsang tumbuhnya tulang, lemak, dan visera.
b. Hormon tirotropik
Hormon ini mengatur tiroid dalam menghasilkan hormon
tiroksin/Thyroid Stimulating Hormone (TSH) yang berfungsi
menstimulasi pertumbuhan tiroid, menaikkan jumlah yodium dan
sintesis tiroglobulin.
c. Hormon Adrenokortikotropik (ACTH)
Hormon ini berguna untuk mengatur kelenjar suprarenal dalam
menghasilkan kortisol
d. Hormon Gonadotropin
Hormon ini menghasilkan:
• Follicle Stimulating Hormone (FSH), berfungsi mengatur
pertumbuhan folikel di ovarium, serta membentuk
spermatozoa pada testis.

