Page 139 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 139

122                                                 Anatomi Fisiologi


              Organ reproduksi pria dan wanita dapat dikelompokkan berdasarkan fungsi.
              Gonad (testis pada pria dan ovarium pada wanita) dapat menghasilkan gamet
              dan  mengeluarkan  hormon-hormon  seks.  Berbagai  duktus  berfungsi  untuk
              menyimpan  dan  menyalurkan  gamet,  dan  kelenjar  seks  aksesorius  dapat
              memproduksi  bahan-bahan  untuk  melindungi  gamet  dan  mempermudah
              pergerakannya.  Berbagai  struktur  penunjang,  misalnya  penis  pada  pria  dan
              uterus  pada  wanita  akan  membantu  penyaluran  gamet,  dan  uterus  menjadi
              tempat pertumbuhan mudigah dan janin selama kehamilan (Gerald J. Tortora
              and Derrickson, 2011).

              Sistem  reproduksi  terdiri  dari  organ  kelamin  primer  dan  organ  kelamin
              aksesoris. Organ kelamin primer adalah gonad (testis pada pria dan ovarium
              pada  wanita).  Gonad  menghasilkan  gamet  (sel  kelamin)  pada  proses  yang
              disebut gametogesis. Testis memproduksi sepermatozoa (spermatogenesis) dan
              ovarium memproduksi sel telur atau ovum (oogenesis). Selain itu gonad juga
              menghasilkan hormon kelamin pria dan wanita. Hormon kelamin primer pada
              pria  adalah  androgen  terutama  testosteron  dan  hormon  primer  pada  wanita
              adalah  estrogen  dan  progesteron.  Organ  kelamin  aksesoris  adalah  saluran
              reproduksi dan kelenjar yang berkaitan dengan transport, pemberian nutrisi dan
              perlindungan  gamet  setelah  meninggalkan  gonad.  Selain  organ  tersebut,
              genetalia eksterna juga merupakan organ kelamin aksesoris (Sloane, 2012).

              Menurut lokasi, organ reproduksi diklasifikasikan sebagai genitalia eksterna dan
              interna.  Genitalia  eksterna  terletak  di  perineum.  Genitalia  interna  terletak
              terutama di rongga panggul (pelvis), kecuali testis laki-laki dan beberapa saluran
              terkait yang terkandung dalam skrotum (Saladin, 2018).



              8.2 Sistem Reproduksi Pria


              Organ-organ  pada  sistem  reproduksi  pria  terdiri  dari  genetalia  eksterna  dan
              genetalia interna. Genetalia eksterna meliputi: mons pubis, penis dan skrotum.
              Penis dan skrotum juga disebut sebagai struktur penunjang. Genetalia interna
              meliputi: testis, sistem duktus (epididimis, duktus deferens, duktus ejakulatorius,
              dan uretra), kelenjar seks aksesoris (vesikula seminalis, prostat, dan kelenjar
              bulbouretra)  (Gambar  8.1).  Testis  menghasilkan  sperma  dan  mensekresi
              hormon.  Sistem  duktus  mengangkut  dan  menyimpan  sperma,  membantu
              pematangan  sperma,  dan  menyalurkannya  ke  eksterior.  Semen  (air  mani)
              mengandung  sperma  dan  berbagai  sekresi  yang  dihasilkan  oleh  kelenjar-
   134   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144