Page 134 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 134
Bab 7 Anatomi Fisiologi Sistem Pencernaan 117
epigastrium dan meluas ke wilayah hipokondrium kiri. Permukaan atas dan
anteriornya halus dan melengkung agar sesuai dengan permukaan bawah
diafragma (Gambar 7.14); permukaan posteriornya tidak beraturan secara garis
besar (Waugh and Grant, 2004). Selain itu, hati juga merupakan salah satu organ
yang paling vaskular, menyaring 1.500 mL darah per menit, terletak di kuadran
kanan atas perut, memiliki lobus kanan yang besar dan lobus kiri yang lebih
kecil. Hati menerima darah teroksigenasi melalui arteri hepatik. Melalui vena
portal, darah dari organ pencernaan perut dan limpa dibawa ke hati sebelum
dikembalikan ke jantung. Aliran darah ini memungkinkan hati untuk mengatur
kadar nutrisi dalam darah atau untuk menghilangkan zat beracun seperti alkohol
dari darah sebelum dikembalikan ke seluruh tubuh (White, Duncan and Baumle,
2013).
Hati terdiri dari dua lobus besar, kanan dan kiri, dan mengisi bagian kanan atas
dan tengah rongga perut, tepat di bawah diafragma. Unit struktural hati adalah
lobulus hati, kolom sel hati (hepatosit) kira-kira berbentuk segi enam. Di antara
lobulus yang berdekatan adalah cabang dari arteri hepatik dan vena portal.
Kapiler lobulus adalah sinusoid, pembuluh besar dan sangat permeabel di antara
deretan sel hati. Sinusoid menerima darah dari arteri hepatika dan vena portal,
dan dengan campuran darah inilah sel-sel hati menjalankan fungsinya. Arteri
hepatik membawa darah beroksigen, dan vena portal membawa darah dari
organ pencernaan dan limpa. Setiap lobulus memiliki vena sentralis. Vena
sentral dari semua lobulus bersatu untuk membentuk vena hepatika, yang
membawa darah keluar dari hati ke vena cava inferior (Scanlon and Sanders,
2015).
Gambar 7.14: Anatomi hati (Waugh and Grant, 2004)

