Page 143 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 143

126                                                 Anatomi Fisiologi


              jaringan erektil berkonstriksi menyebabkan sinus darah mengecil, melepaskan
              tekanan pada vena-vena yang berasal dari penis dan darah mengalir kembali
              sehingga penis lunglai atau melemas (Gerald J. Tortora and Derrickson, 2011).



























               Gambar 8.3: Struktur Internal Penis Potongan Frontal (Gerald J. Tortora and
                                       Derrickson, 2011)
              Skrotum

              Skrotum merupakan struktur penunjang testis, terdiri dari kulit yang longgar dan
              lapisan subkutis di bawahnya yang tergantung pada pangkal (titik perlekatan)
              penis. Skrotum terlihat seperti kantong kulit tunggal yang dipisahkan menjadi
              bagian-bagian lateral oleh suatu rigi median yang disebut rafe. Dari dalam,
              septum  skrotalis  membagi  skrotum  menjadi  dua  kantong,  masing-masing
              mengandung satu testis (Gambar 8.4). Septum terbuat dari lapisan subkutis dan
              jaringan otot yang disebut otot dartos yang terdiri dari berkas-berkas serat otot
              polos.  Otot  dartos  juga  didapatkan  pada  lapisan  subkutis  skrotum.  Masing-
              masing  testis  berhubungan  dengan  otot  kremaster  (penggantung),  yaitu
              serangkaian pita kecil otot rangka yang turun sebagai perluasan dari otot oblikus
              internus melalui funikulus spermatikus untuk mengelilingi testis.
   138   139   140   141   142   143   144   145   146   147   148