Page 163 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 163
146 Anatomi Fisiologi
Histologi Ovarium
Ovarium tersusun dari bagian-bagian berikut (Gambar 8.16)(Gerald J. Tortora
and Derrickson, 2011)(Gerald J. Tortora and Derrickson, 2011)(Gerald J.
Tortora and Derrickson, 2011)(Gerald J. Tortora and Derrickson, 2011):
1. Epitel germinativum adalah satu lapisan epitel sederhana (kuboid
rendah atau skuamosa) yang menutupi permukaan ovarium. Sel-sel
yang menghasilkan ovum berasal dari yolk sac dan bermigrasi ke
ovarium sewaktu perkembangan masa mudigah.
2. Tunika albuginea adalah kapsul jaringan ikat tak teratur padat
berwarna keputihan yang terletak tepat di bawah epitel germinativum.
3. Korteks ovarium adalah daerah atau regio di sebelah dalam tunika
albuginea. Korteks ovarium terdiri dari folikel ovarium yang
dikelilingi oleh jaringan ikat tak teratur padat yang mengandung serat
kolagen dan sel mirip-fibroblas yang disebut sel stroma.
4. Medula ovarium terletak di sebelah dalam korteks ovarium. Batas
antara korteks dan medula tidak jelas, tetapi medula terdiri dari
jaringan ikat yang tersusun lebih longgar dan mengandung pembuluh
darah, pembuluh limfe, dan saraf.
5. Folikel ovarium terletak di korteks dan terdiri dari oosit dalam
berbagai stadium perkembangan dan sel-sel yang mengelilinginya.
Pada saat sel-sel sekitar membentuk satu lapisan disebut sel folikular.
Tahap perkembangan selanjutnya, pada saat membentuk beberapa
lapisan, disebut sel granulosa. Sel-sel sekitar memberi makan oosit
yang sedang tumbuh dan mulai mengeluarkan estrogen seiring dengan
membesarnya folikel.
6. Folikel matang (graaf) adalah folikel besar yang berisi cairan, siap
pecah dan mengeluarkan oosit sekunder. Proses ini disebut ovulasi.
7. Korpus luteum mengandung sisa-sisa folikel matang setelah ovulasi.
Korpus luteum menghasilkan progesteron, estrogen, relaksin, dan
inhibin sampai berdegenerasi menjadi jaringan parut fibrosa yang
disebut korpus albikans (badan putih).

