Page 202 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 202
Bab 10 Anatomi Fisiologi Sistem Integumen 185
10.4.3 Kuku
Kuku adalah lempeng sel-sel epidermal yang mengalami keratinisasi, padat,
keras, mati yang membentuk penutup jernih, padat di atas permukaan dorsal
bagian distal jari. Kuku terdiri dari badan kuku (lempeng), pinggir bebas, dan
akar kuku. Badan kuku (lempeng) adalah bagian kuku yang terlihat menempel
dan dapat dilihat, tumbuh dari area germinatif epidermis yang disebut dasar
kuku. Sebagian besar badan kuku tampak merah muda karena darah yang
mengalir melalui kapiler dalam dermis di bawahnya. Pinggir bebas adalah
bagian badan kuku yang menjorok ke ujung jari tangan atau kaki. Pinggir bebas
berwarna putih karena tidak ada kapiler di bawahnya. Akar Kuku adalah bagian
kuku yang terkubur di dalam lipatan kulit. Area keputihan, yang berbentuk
bulan sabit pada ujung proksimal kuku disebut lunula (bulan sabit). Pada ujung
proksimal kuku, stratum basale menebal menjadi zona pertumbuhan yang
disebut matriks kuku. Mitosis dalam matriks menyumbang pertumbuhan kuku
— sekitar 1 mm per minggu di kuku dan sedikit lebih lambat di kuku kaki.
Ketebalan matriks mengaburkan pembuluh darah dermal yang mendasari dan
merupakan alasan mengapa bulan sabit putih buram (lunula), sering muncul di
ujung proksimal kuku. Di bawah pinggir bebas terdapat regio stratum korneum
yang menebal yang disebut hiponikium (bantalan kuku) yang menyatukan kuku
dengan ujung jari. Kutikula (eponikium) adalah pita sempit epidermis yang
meluas dari dan menempel pada pinggir (batas lateral) dinding kuku.
Kuku berfungsi melindungi ujung distal jari-jari; menjadi penopang dan
memberi tekanan balik terhadap permukaan palmar jari untuk meningkatkan
persepsi dan manipulasi sentuh; dan memungkinkan menggenggam dan
memanipulasi benda-benda kecil, dan dapat digunakan untuk menggaruk dan
mengurus tubuh dengan berbagai cara (Waugh and Grant, 2017; Tortora and
Derrickson, 2016;Saladin, 2018).

