Page 204 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 204
Bab 10 Anatomi Fisiologi Sistem Integumen 187
karena stratum
korneum lebih tebal
Lapisan epidermal Stratum lusidum pada Ada stratum lusidum;
dasarnya tidak ada; stratum spinosum dan
stratum spinosum dan korneum lebih tebal
korneum lebih tipis
Krista epidermal Tidak ada karena papilla Ada karena papilla
dermal tidak berkembang dermal yang
baik, lebh sedikit, dan berkembang baik dan
kurang teratur lebih banyak tersusun
sejajar
Folikel rambut & Ada Tidak ada
musculus erector
pili
Kelenjar sebasea Ada Tidak ada
Kelenjar sudorifera Lebih sedikit Lebih banyak
Reseptor sensorik Lebih jarang Lebih padat
Sumber: (Tortora and Derrickson, 2016)
10.6 Fungsi Kulit
Kulit lebih dari sekadar wadah bagi tubuh. Kulit memiliki berbagai fungsi
penting yang melampaui penampilan, berikut adalah fungsi kulit:
10.6.1 Termoregulasi
Termoregulasi adalah pengaturan homeostatik suhu tubuh. Kulit berperan pada
termoregulasi melalui dua cara, dengan membebaskan keringat pada
permukaannya dan menyesuaikan aliran darah dalam dermis. Kulit menerima
10 kali lebih banyak aliran darah sesuai kebutuhan untuk pemeliharaannya
sendiri, dan kaya dengan ujung saraf yang disebut termoreseptor, yang
memantau suhu permukaan tubuh. Semua ini berkaitan dengan peran
pentingnya dalam mengatur suhu tubuh. Sebagai respon terhadap suhu dingin,
tubuh menahan panas dengan penyempitan pembuluh darah dermis
(vasokonstriksi kulit), yang mengurangi aliran darah melalui kulit dan
mengurangi kehilangan panas dari tubuh. Akibat Suhu lingkungan yang rendah

