Page 48 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 48
Bab 3 Sistem Pernafasan 31
3.3 Fungsi Sistem Pernafasan
Secara fungsional sistem pernafasan dapat digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu
zona konduksi atau nonrespiratorik dan sebagi zona respiratorik.
1. Sebagai zona konduksi ataun nonrespiratorik, ini terdiri dari hidung,
faring, trakea, bronkus serta bronkioli terminalis. Zona konduksi ini
berperan sebagai tempat lewatnya udara pernafasan, serta
membersihkan, melembabkan dan menyamakan suhu udara
pernafasan dengan suhu tubuh, selain itu berfungsi:
a. Pembentukan atau proses pembetukan suara
b. Menyediakan jalan untuk mengeluarkan air dan panas
c. Meningkatkan aliran balik vena
2. Fungsi sebagi zona respiratorik (utama) terdiri dari bronkiolus
respiratorius dan alveoli. Zona respiratorik ini berfungsi untuk
pertukaran gas (difusi) yaitu oksigen (O2) yang ada di alveoli paru-
paru dan di tukar gas karbon dioksida (CO2) yang ada di kapiler-
kapiler pembuluh darah(Syaifuddin, 2009).
( a ) (b ) (Paulsen and Waschke, 2015)
Gambar 3.2: Zona nonrespirastorik (a) dan zona respiratori (b)

