Page 99 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 99
82 Anatomi Fisiologi
Fungsi mielin adalah melindungi akson dan memberi nutrisi. Bagian
dari akson yang merupakan celah sempit dan tidak terbungkus mielin
disebut nodus Ranvier, yang berfungsi mempercepat penghantaran
impuls (Chalik, 2016).
Sistem saraf merupakan sistem fungsional dan struktural yang paling
terorganisasi dan paling kompleks. Sistem ini memengaruhi fungsi
tubuh, baik secara fisiologi maupun psikologi.
5.12.2 Neuroglia
Sel Glia, secara umum disebut sebagai neuroglia memberikan dukungan
struktural pada neuron. Jumlah sel ini sangat banyak, dukungan rasio sel Glia:
neuron mencapai 50:1. Sel Glia juga mengontrol konsentrasi ion di lingkungan
ekstraseluler dan berkontribusi pada transport nutrien,gas, dan sampah
metabolik antara Neuron dan sistem vaskuler dan CSS. Secara klinis sel-sel ini
bertanggung jawab pada perkembangan beberapa tumor intrakranial. Menurut
(Blakck and Hawsk, 2014) terdapat empat tipe sel neuroglia.
Selain fungsi di atas, tiap sel Glia memiliki fungsi spesifik khusus yaitu:
1. Astrosit memberi suplai neuron pada neuron. Astrosit memiliki kontak
khusus Dengan pembuluh darah pada membran pia Glia dan
membentuk sawar darah otak. Astrosit tampaknya merupakan sel pada
SSP yang berespon terhadap trauma otak dengan membentuk jaringan
parut.
2. Oligodendrosit merupakan analog sel schwann di sistem saraf tepi
(SST) . Sel ini membungkus akson dan bagian spiral dan membran sel
ini membentuk lapisan yang disebut mielin. Bagian paling luar sel
Schwann juga membentuk neurilemia, suatu lapisan yang
membungkus lapisan mielin. Neurilemia, penting untuk regenerasi sel
saraf (lihat diskusi lanjut).
3. Mikroglia merupakan sel fagositik pengembara dan berhubungan
dengan makrofag. Sel ini memfagosit produk dari neuron yang
mengalami cedera.
4. Sel ependimal melapisi ventrikel. pleksus koroideus dan kanalis
sentralis yang berjalan sepanjang medulla spinalis. Sel ini membuat

