Page 98 - FullBook Anatomi Fisiologi
P. 98
Bab 5 Anatomi Fisiologi Sistem Persyarafan 81
melalui baik sarana listrik dan kimia. Setiap neuron memiliki tiga bagian yaitu;
badan sel, satu atau lebih dendrit, satu akson
Menurut Chalik (2016) Setiap neuron memiliki tiga bagian yaitu; badan sel, satu
atau lebih dendrit, satu akson
1. Badan Sel
Badan sel saraf merupakan bagian yang paling besar dari sel saraf.
Setiap badan sel saraf mengandung inti tunggal (gambar 3). Inti ini
merupakan pusat kontrol sel. Badan sel berfungsi untuk menerima
rangsangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sel
saraf terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan
golgi, lisosom. Dalam sitoplasma badan sel, ada retikulum endoplasma
kasar [reticulum endoplasmic rough (RER)]. Dalam neuron, ER kasar
memiliki struktur granular disebut sebagai badan Nissl, juga disebut
zat chromatophilic, dan merupakan tempat sintesis protein (Stanley,
2015).
2. Dendrit
Dendrit adalah serabut sel saraf pendek dan bercabang- cabang, seperti
cabang- cabang pohon. Dendrit merupakan perluasan dari badan sel.
Ini adalah daerah reseptif neuron. Dendrit berfungsi untuk menerima
dan mengantarkan rangsangan ke badan sel(Chalik, 2016).
3. Akson
Akson adalah serabut sel saraf panjang yang merupakan penjuluran
sitoplasma badan sel. Akson hilock, adalah prosesus panjang atau serat
yang dimulai secara tunggal tetapi dapat bercabang dan pada ujungnya
memiliki banyak perpanjangan halus disebut terminal akson yang
kontak dengan dendrit dari neuron lainnya. Benang-benang halus yang
terdapat di dalam akson disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus
oleh beberapa lapis selaput mielin yang banyak mengandung zat lemak
dan berfungsi untuk mempercepat jalannya rangsangan. Pada bagian
luar akson terdapat lapisan lemak disebut mielin yang merupakan
kumpulan sel Schwann yang menempel pada akson. Sel Schwann
adalah sel glia yang membentuk selubung lemak di seluruh serabut
saraf mielin. Membran plasma sel Schwann disebut neurilemma.

