Page 162 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 162

Pada  hakekatnya  program  restrukturisasi  perusahaan  daerah
                    diarahkan ke beberapa hal sebagai berikut :

                    a.  Menempatkan  para  profesional  pada  bidang  yang  sesuai  dengan
                        kebutuhan  perusahaan  daerah  dan  sekaligus  menata  sistem
                        pengawasan dan pelaporan.
                    b.  Menata sistem perolehan modal melalui peningkatan profesionalisme
                        bidang manajemen keuangan dan pemasaran.
                    c.  Melakukan  reorganisasi  melalui  proses  penyehatan,  konsolidasi,
                        penggabungan  (merger),  pemisahan,  likuidasi  dan  pembentukan
                        holding company.
                    d.  Mengkaji berbagai aspek yang terkait dengan kinerja BUMD, antara
                        lain penerapan sistem manajemen korporasi yang seragam --- tetap
                        memperhatikan ciri-ciri spesifik masing-masing BUMD, pengkajian
                        ulang atas sistem penggajian (remunerasi), penghargaan dan sanksi
                        (reward and punishment).

                        Secara  umum  dapat  dikatakan  bahwa  tujuan  utama  dari  program
                    restrukturisasi  perusahaan  daerah  atau  BUMD  yaitu  meningkatkan
                    kesehatan  dan  meningkatkan  daya  saing  sehingga  dapat  meraih
                    pendapatan yang tinggi dan dapat memberikan kontribusi yang maksimal
                    bagi pendapatan daerah. Tapi, secara lebih spesifik dapat dikemukakan di
                    sini bahwa program restrukturisasi dapat membawa perusahaan daerah
                    atau BUMD menjadi :

                    a.  lebih  transparan  karena  memiliki  sasaran  menghilangkan  praktek
                        KKN;
                    b.  lebih  independen  dalam  proses  pengambilan  kebijakan  dan
                        pelaksanaan tugas, termasuk bebas dari intervensi birokrasi;
                    c.  lebih  dipercaya  oleh  pasar  sehingga  dapat  memperoleh  akses
                        pemasaran ke pasar global, selain pasar domestik;
                    d.  lebih mulus melakukan go public sehingga dapat memperoleh ekuitas
                        baru  berupa  dana  segar  (fresh  money)  dari  publik,  demi
                        pengembangan usaha;
                    e.  lebih  gampang  untuk  mengalami  transfer  of  knowledge,  terutama
                        strategi manajemen dalam meningkatkan profit;
                    f.  lebih atraktif karena memiliki budaya GCG;
                    g.  lebih potensial untuk memberikan kontribusi APBD;



                                                   138
   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167