Page 206 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 206

Dalam UU No. 19 tahun 2003 Prinsip GCG dalam peraturan perundang-
               undangan di Indonesia terdapat dalam UU No. 19 tahun 2003 tentang Badan
               Usaha Milik Negara (BUMN). Menurut penjelasan Umum UU No. 19 tahun
               2003 dinyatakan bahwa untuk dapat mengoptimalkan perannya dan mampu
               mempertahankan keberadaannya dalam perkembangan ekonomi dunia yang
               semakin  terbuka  dan  kompetitif,  BUMN  perlu  menumbuhkan  budaya
               korporasi dan Pengurusan pengawasan berdasarkan prinsip-prinsip tata-kelola
               perusahaan yang baik (GCG).

                    Dari  penjelasan  Umum  tersebut  dapat  ditarik  kesimpulan  bahwa
               pengelolaan suatu BUMN haruslah dilaksanakan sesuai dengan prinsip GCG.
               Kewajiban  BUMN  untuk  menjalankan  prinsip  GCG  ini  dicantumkan  juga
               pada Pasal 5 ayat 3 dan Pasal 6 ayat 3 UU No. 19 Tahun 2003.

                    Pasal 5 Ayat 3 UU No. 19 tahun 2003 : dalam melaksanakan tugasnya,
               anggota  direksi  harus  mematuhi  anggaran  dasar  BUMN  dan  peraturan
               Perundang-undangan       serta    wajib    melaksanakan      prinsip-prinsip
               profesionalisme,     efisiensi,    transparansi,    kemandirian,      akun
               pertanggungjawaban serta kewajaran.Sedangkan Pasal 6 Ayat 3 UU No. 19
               Tahun  2003  yaitu:  Dalam  Melaksanakan  tugasnya,  komisaris  dan  dewan
               pengawas harus mematuhi anggaran dasar BUMN dan ketentuan peraturan
               perundang-undangan       serta   wajib     melaksanakan      prinsip-prinsip
               profesionalisme,   efisiensi,   transparansi,   kemandirian,   akuntabilitas,
               pertanggungjawaban  serta  kewajaran  dalam  kedua  pasal  tersebut  terdapat
               prinsip    GCG      yaitu    transparansi,   kemandirian,     akuntabilitas,
               pertanggungjawaban  dan  kewajaran.  Berdasarkan  kedua  pasal  tersebut,
               direksi dan komisaris suatu BUMN harus melaksanakan prinsip GCG. Kedua
               Pasal  tersebut  merupakan  dasar  dari  penerapan  GCG  dalam  BUMN
               Penjelasan Pasal 5 ayat 3 menyebutkan Direksi selaku organ BUMN yang
               ditugasi melakukan pengurusan tunduk pada semua peraturan yang berlaku di
               BUMN  dan  tetap  berpegang  pada  penerapan  prinsip-prinsip  GCG  yang
               meliputi :

               a)  Transparansi,    yaitu   keterbukaan  dalam     melaksanakan  proses
                    pengambilan  keputusan  dan  keterbukaan  dalam  mengungkapkan
                    informasi material dan relevan mengenai perusahaan:
               b)  Akuntabilitas,     yaitu    kejelasan    fungsi    pelaksanaan     dan
                    pertanggungjawaban organ sehingga pengelolaan perusahaan terlaksana:



                                                   182
   201   202   203   204   205   206   207   208   209   210   211