Page 201 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 201
Direction : Mengarahkan pembuatan kebijakan strategis jangka panjang
perusahaan
Executive action : Aksi Pihak eksekutif ikut ambil bagian dalam
pengambilan keputusan penting.
Supervision : Monitoring dan mengawasi kinerja manajemen, dan
Accountability : Memberikan tanggung jawab bagi mereka yang ingin
menjadi pribadi yang akuntabel.
Di Indonesia, istilah tata kelola perusahaan yang baik atau GCG baru
dikenal sejak pertengahan dekade 1990-an. Meski tidak menggunakan istilah
GCG Undang-Undang Pasar Modal (UUPM) tahun 1995 sudah
mengintroduksi semangat keterbukaan (Disclosure and Transparency),
kewajaran/keadilan (Fairness) dan tanggung jawab sosial (social
responsibility) dan akuntabilitas (accountability) sebagaimana ada dalam
konsep GCG. UUPM misalnya mewajibkan setiap perusahaan terbuka untuk
menjalankan prinsip transparansi dengan mempublikasikan laporan
keuangannya melalui dua surat kabar. Perusahaan terbuka juga diwajibkan
untuk memiliki sekretaris perusahaan yang bertugas antara lain menyediakan
informasi secara terbuka dan adil kepada para investor (masyarakat). Konsep
GCG menjadi lebih nyata ketika Komite Nasional Kebijakan Corporate
Governance menerbitkan buku pedoman Corporate Governance pada tahun
2001.
Di Amerika Serikat dan Eropa, isu GCG kembali mencuat ketika
beberapa perusahaan berskala dunia seperti Enron dan WorldCom di Amerika
Serikat, HIH Insurance dan One-tel mengalami kebangkrutan. Peristiwa itu
menyadarkan kalangan bisnis dan pemerintahan di negara-negara maju seperti
Amerika Serikat, Inggris dan Australia bahwa betapa pentingnya penerapan
Prinsip-Prinsip GCG dalam Kegiatan Bisnis.
A. Davies dalam Bukunya yang berjudul “Strategic Approach to
Corporate Governance “ yang diterbitkan tahun 1999 menyatakan istilah
governance dipergunakan pertama kali bukanlah oleh kalangan bisnis namun
terdapat dalam berbagai peraturan gereja. Perkembangan governance awal
mulanya hanya dikenal melalui berbagai peraturan yang dibuat atau
dikeluarkan oleh gereja. Lama kelamaan istilah ini digunakan juga dalam
konsep-konsep revolusi industri sampai dengan kapitalisme.
177

