Page 226 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 226
Pada tahun 2000, Perseroan memperoleh izin dari Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (“Bapepam-LK”, sekarang Otoritas Jasa
Keuangan atau OJK) sebagai Penjamin Emisi Efek, Perantara Pedagang Efek,
dan Manajer Investasi, dan Perseroan menjadi anggota Bursa Efek Jakarta
(sekarang PT Bursa Efek Indonesia).
Perseroan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham kepada
masyarakat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2002 dengan kode saham
“KREN” sehingga status Perseroan berubah dari perusahaan tertutup menjadi
perusahaan terbuka dengan nama PT Kresna Graha Sekurindo Tbk.
Pada tahun 2011, Perseroan membentuk anak Perusahaan yaitu PT Kresna
Asset Management bergerak di bidang Manajer Investasi yang telah
memperoleh izin dari Bapepam-LK. Ini dilakukan Perseroan karena adanya
Peraturan Bapepam-LK No. V.A.3 tentang Perizinan Perusahaan Efek yang
melakukan Kegiatan sebagai Manajer Investasi dan Peraturan Bapepam-LK
No. V.D.11 tentang Pedoman Pelaksanaan Fungsi-Fungsi Manajer Investasi.
Pada tahun 2015, Perseroan melakukan pemisahan fungsi dalam
pengalihan kegiatan usahanya sebagai Perantara Pedagang Efek dan Penjamin
Emisi Efek kepada anak Perusahaannya yaitu PT Kresna Sekuritas. Perseroan
kemudian mengubah namanya menjadi PT Kresna Graha Investama Tbk.
Perubahan nama ini telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS) dan direstui OJK dalam Surat OJK No. S-1234/PM.212/2015 tanggal
21 Agustus 2015.
Pada tahun yang sama, Perseroan juga mendirikan anak Perusahaan yaitu
PT Kresna Usaha Kreatif (KUK), atau juga dikenal sebagai Kresna Creative
Ventures. Saat ini Perseroan memiliki 3 (tiga) anak perusahaan yaitu PT
Kresna Asset Management yang berkegiatan usaha sebagai Manajer Investasi;
PT Kresna Sekuritas yang bergerak sebagai Perantara Pedagang Efek dan
Penjamin Emisi Efek; KUK yang bergerak dalam bidang usaha e-commerce
startups. Selain anak perusahaan lokal tersebut di atas, Perseroan juga
memiliki 3 (tiga) anak Perusahaan yang merupakan badan Hukum Singapura,
yakni Pacifica Growth Investments Pte Ltd, Queenstown Growth Investment
PTe Ltd dan Raffles Global Ventures Pte Ltd.
202

