Page 229 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 229

BAB VI
                           MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI, ETIKA
                           BISNIS DAN GCG DI PERUSAHAAN DAERAH


                    Budaya organisasi dan etika bisnis merupakan hal yang penting ketika
               dihadapkan  pada  upaya  peningkatan  kinerja  organisasi/perusahaan  dan
               pegawai  di  dalamnya.  Banyak  orang  belum  menyadari  bahwa  suatu
               keberhasilan  kerja  berakar  pada  nilai-nilai  yang  ada  dalam  adat  istiadat,
               kebiasaan,  dan  agama.  Nilai-nilai  yang  telah  menjadi  kebiasaan  tersebut
               dinamakan budaya. Karena budaya tersebut dikaitkan dengan kadar kualitas
               kerja,  maka  budaya  disebut  budaya  kerja,  baik  di  dalam  maupun  di  luar
               organisasi atau korporasi/perusahaan.

                    Budaya organisasi/perusahaan juga dipandang sebagai faktor yang dapat
               memberi  pengaruh  terhadap  munculnya  perilaku  sosial  organisasi  para
               karyawan  (warga  perusahaan).  Warga  perusahaan  dengan  affective
               commitment  yang tinggi memiliki kedekatan emosional  yang erat  terhadap
               perusahaan. Hal ini berarti  bahwa individu tersebut akan memiliki motivasi
               dan keinginan untuk berkontribusi secara berarti terhadap organisasi. Begitu
               juga dengan sikap pada budaya korporasi/perusahaan  yang juga dipandang
               sebagai faktor  yang memberi pengaruh terhadap perilaku sosial organisasi.
               Budaya korporasi/perusahaan memiliki tujuan untuk mengubah sikap dan juga
               perilaku SDM yang ada agar dapat meningkatkan produktivitas kerja untuk
               menghadapi berbagai tantangan di masa yang akan datang.

                    Budaya korporasi/perusahaan dapat dibentuk oleh mereka yang terlibat
               dengan organisasi dengan mengacu pada etika organisasi, peraturan kerja, dan
               struktur  perusahaan.  Bersama-sama    dengan  struktur  perusahaan,  budaya
               perusahaan membentuk dan mengendalikan perilaku organisasi dan perilaku
               karyawannya. Berkaitan dengan nilai profesional yang dianut, maka pegawai
               seharusnya adaptif terhadap perubahan-perubahan nilai.












                                                   205
   224   225   226   227   228   229   230   231   232   233   234