Page 280 - How to Develop Corporate In Indonesia Especially in Region
P. 280

bawah,  sehingga  dengan  perkembangannya  perusahaan  besar  mampu
                    memberikan  spread  effecter  terhadap  perkembangan  sekitarnya.
                    Persaingan bisnis yang sehat mengandaikan adanya kekuatan-kekuatan
                    yang seimbang dalam dunia bisnis.
                   Menerapkan  Konsep  “Pembangunan  Berkelanjutan”;  dunia  bisnis
                    seharusnya  tidak  memikirkan  keuntungan  hanya  pada  saat  sekarang,
                    tetapi  perlu  memikirkan  bagaimana  dengan  keadaan  dimasa  datang.
                    Berdasarkan  ini  jelas  pelaku  bisnis  dituntut  tidak  meng-“eksploitasi”
                    lingkungan  dan  keadaan  saat  sekarang  semaksimal  mungkin  tanpa
                    mempertimbangkan  lingkungan  dan  keadaan  dimasa  datang  walaupun
                    saat  sekarang  merupakan  kesempatan  untuk  memperoleh  keuntungan
                    besar.
                   Mampu Menyatakan yang Benar sebagai Benar; artinya, setiap pelaku
                    bisnis  dituntut  untuk  bersikap  dan  berperilaku  jujur.  Contoh,  sebagai
                    pelaku  bisnis,  anda  berniat  mengajukan  kredit  dari  perbankan  untuk
                    memperkuat modal usaha. Nah, kalau anda tidak memenuhi persyaratan
                    untuk mendapatkan kredit, maka anda jangan menggunakan “katabelece”
                    dari “koneksi” anda. Tidak juga benar anda melakukan “kongkalikong”
                    dengan pihak bank untuk merekayasa data. Juga jangan anda memaksa
                    diri untuk mengadakan “kolusi” serta memberikan “komisi” kepada pihak
                    pemberi kredit.



               2.4  Indikator Perusahaan yang Menerapkan Etika Bisnis


                    Dari berbagai pandangan tentang etika bisnis, beberapa indikator yang
               dapat dipakai untuk menyatakan apakah seseorang dan suatu perusahaan telah
               atau  belum  melaksanakan  etika  bisnis  dalam  kegiatan  usahanya.  Beberapa
               indikator yang dimaksud antara lain : indikator ekonomi; indikator peraturan
               khusus  yang  berlaku;  indikator  hukum;  indikator  ajaran  agama;  indikator
               budaya dan indikator etik dari masing-masing pelaku bisnis.


               a.  Indikator Ekonomi :  Sebuah perusahaan dikatakan menerapkan etika
                    bisnis  apabila  perusahaan  atau  pebisnis  telah  melakukan  pengelolaan
                    sumber daya bisnis dan sumber daya alam secara efisien tanpa merugikan
                    masyarakat lain.





                                                   256
   275   276   277   278   279   280   281   282   283   284   285