Page 12 - FOCUS KSSM TG4 P.SENI
P. 12
Pendidikan Seni Visual Tajuk 2 Seni Lukisan
F Naturalisme (1820 – 1880) 8. Contoh karya aliran naturalisme:
1. Aliran ini bermula pada awal abad ke-19.
Naturalisme merupakan aliran seni yang
mengutamakan kesesuaian dan kemiripan
objek yang dilukis agar nampak natural
seperti yang ada di alam.
2. Naturalisme juga merupakan bentuk
apresiasi seniman pada keindahan alam.
Tajuk
Pada umumnya, seniman mengangkat
2 tema keindahan pemandangan yang ada
di sekitarnya.
3. Lebih mementingkan kemiripan gambar
pada lukisan dengan objek yang dilukis. ‘Drawn on Stone by W. Rider’ (1823)
Teknik serta kepiawaian pelukis menjadi oleh Kenieth Castle
senjata utama. Biasanya membawakan
tema-tema lukisan yang indah namun
berdasarkan kemurniannya. Naturalisme
menjadi bentuk apresiasi seniman
terhadap keindahan alam. Mengangkat
tema keindahan pemandangan yang ada
di persekitaran. Seniman melukiskan
kecantikan dan ketampanan potret manusia
sesuai dengan manusianya (apa adanya),
tanpa dilebih-lebihkan.
4. Aliran naturalisme telah wujud pada tahun
1850-an di Perancis yang menjadi reaksi
atas kemantapan para pengikut aliran
romantisme. Aliran ini semakin berkembang
pesat seiring dengan adanya perkembangan
teknologi visual dan pengukuran.
5. Salah satu contoh ialah penggambaran ‘Portrait of Marie Allers Sister of the Artist’
anatomi manusia dan haiwan yang semakin (1888) oleh Christian Wilhelm Allers
teliti. Perkembangan perspektif jarak jauh
juga semakin berkembang pesat. Pada abad G Realisme
ke-17, penggambaran kondisi cuaca serta 1. Pada pertengahan abad ke-19 hingga
pencahayaan lebih halus dan nyata. akhir abad ke-19, aliran Realisme yang
merupakan gerakan artistik bermula di
6. John Constable merupakan seniman asal
Inggeris yang menjadi salah satu tokoh Perancis.
seniman yang memiliki pengaruh besar 2. Aliran ini lahir sebagai reaksi terhadap
dalam perkembangan aliran naturalisme. prinsip-prinsip Neoklasisisme dan
Romantisisme.
7. John Constable menolak gaya lukisan
pemandangan pada masanya. John 3. Pelopor aliran ini ialah Gustave Courber
menyatakan bahawa “kebiasaan pelukis (1855). Aliran ini menggambarkan
pada saat ini adalah bravura, iaitu sebuah tentang kehidupan seharian yang biasa
upaya untuk menggambarkan sesuatu yang dilakukan oleh masyarakat. Selain itu,
melampaui kebenaran”.
26

