Page 31 - Warta & Buletin Mingguan GKI Anugerah - Vox Gratia (Edisi 48 - 27 November 2022)
P. 31

RENUNGAN HARIAN GKIA



                            GOD’S “TO-DO” LIST
                    ALLAH DAN RENCANA KEKAL-NYA                                  Senin |28 November 2022
     JANJI KEHADIRAN-NYA DALAM SETIAP LANGKAH HIDUP KITA

         DOA
   M     Tuhan, sadarkanlah kami bahwa Engkau senantiasa hadir dalam setiap langkah hidup kami, sehingga kami berani
   1     menjalani hari-hari kami dan berjalan melalui jalan yang Engkau tunjukkan kepada kami. Demi Nama Tuhan Yesus,
         Amin.
   M
   2     Kejadian 12:1-4b
         Ayat mas:
         “Aku akan memberkati engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu
         masyhur; dan engkau akan menjadi berkat” (Kejadian 12:2)

   M     “Aku akan memberkati engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur;
   3     dan engkau akan menjadi berkat” (Kejadian 12:2)

   P     Dalam perikop yang singkat ini, Allah berbicara kepada Abraham untuk meninggalkan semua yang ada padanya untuk
   E     menghadapi masa depan yang tidak pasti. Allah menyatakan perintah kepada Abraham untuk pergi dari negerinya, dari
   N     keluarganya, dari rumah ayahnya, ke negeri yang akan dituju. Abraham meninggalkan Haran dalam iman, tanpa tahu ke
   D     mana dia pergi, atau bahkan mengapa dia pergi, yang ia tahu adalah Allah telah memerintahkannya.
   A     Sungguh mengherankan, di Kejadian 12:4, Abraham dan isterinya yang sudah lanjut usia serta saudaranya dengan yakin
   L     meninggalkan kenyamanannya dan pergi entah ke mana, entah berapa banyak kesulitan yang akan dihadapi, dan entah
   A     bagaimana ia harus menapaki perjalanan hidupnya ke depan. Namun yang bisa kita lihat dari kisah ini adalah mereka
   M     berani melangkah, karena ada janji kehadiran Allah di dalam perjalanan hidup mereka.
   A     Dalam ketidakpastian masa depan yang harus disongsong oleh Abraham, perintah ini disertai dengan begitu banyak janji
   N     dari Allah. Dalam Kejadian 12:2-3a Tuhan berfirman, “Aku akan menjadikan kamu bangsa yang besar, Aku akan
         memberkati kamu dan membesarkan namamu, Aku akan memberkati orang yang memberkati kamu dan Aku akan
         mengutuk orang-orang yang mengutuk kamu.”
         Juga, dalam Kejadian 12:3 ada janji tambahan yang cakupannya jauh melampaui keluarga kecilnya, “dan olehmu semua
         kaum di muka bumi akan mendapat berkat." Melalui mereka, semua keluarga di bumi akan diberkati.
         Jika dilihat dari sudut pandang manusia, bukankah janji Allah ini nampak tidak masuk akal? Bagaimana mungkin seorang
         yang tidak memiliki tanah, akan memiliki tanah yang entah di mana tempatnya. Bagaimana mungkin pasangan yang
         mandul memiliki keturunan yang sangat banyak di usia lanjutnya? Namun, perlu kita ingat bahwa perjanjian antara Allah
         dan umat-Nya bukanlah sekadar perjanjian antara dua pihak yang setara (yang dibuat oleh dua pihak yang saling
         membutuhkan) yang dapat disangsikan kepastiannya.
         Berbeda dengan perjanjian antara Allah dan umat-Nya yang bersifat rahmat, perjanjian yang diprakarsai oleh Allah Yang
         Mahakuasa ini menyiratkan, bahwa Allah tidak akan pernah meninggalkan mereka. Allah akan selalu hadir mengiringi
         mereka. Dalam setiap janji yang dinyatakan Allah, terkandung kepastian bahwa ada masa depan yang menunggu
         Abraham dan Sara. Hal inilah yang meneguhkan iman Abraham untuk melangkah mengikuti jalan yang Allah sediakan,
         menapaki rancangan kekal Allah atas hidupnya.
         Kita menyaksikan bagaimana Abraham pada akhirnya dikenal sebagai “Bapa segala Bangsa.” Orang-orang Yahudi
         menganggap Abraham sebagai bapak pendiri mereka, dan Perjanjian Baru dibuka dengan silsilah Yesus Kristus yang garis
         keturunannya dimulai dari Abraham (Matius 1:1).
         Terkadang kita juga diizinkan Tuhan untuk mengalami perjalanan dari apa yang kita tahu, kepada apa yang tidak kita
         tahu, dari apa yang kita miliki kepada apa yang tidak kita miliki, dari yang nyaman kepada hal yang aneh dan yang tidak
         terduga, dari tubuh yang sehat menjadi sakit. Namun, Tuhan akan senantiasa hadir dan Roh Kudus akan menuntun serta
         menguatkan kita untuk menapaki jalan yang sudah Tuhan tetapkan untuk kita, seperti halnya Allah yang senantiasa hadir
         dalam kehidupan Abraham. (MDR)

   M     Apakah Anda pernah merasakan dan menyaksikan kehadiran Allah? Atau, sebaliknya? Apakah Anda pernah merasa
   4     berjalan sendiri dan bertanya di manakah Allah? Ingatlah, apapun keadaan Anda dan di mana pun Anda berada, Tuhan
         selalu hadir. Anda tidak pernah berjalan sendirian.

   M     Berdoa untuk pertumbuhan iman di dalam Tuhan, sehingga Anda berani melangkah hari demi hari dan terus
   5     merasakan kehadiran Tuhan dalam perjalanan Anda. Sharingkan kepada rekan-rekan KOMIT Anda terkait pengalaman
         Anda bersama Tuhan sehingga bisa melewati masa tersulit dalam hidup Anda.
                                                                                                         31
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36