Page 35 - Warta & Buletin Mingguan GKI Anugerah - Vox Gratia (Edisi 48 - 27 November 2022)
P. 35
RENUNGAN HARIAN GKIA
MENGGENAPI KEHENDAK ALLAH Jumat |2 Desember 2022
DOA
M Ya Yesus, kami bersyukur karena Engkau hadir di dunia ini untuk menggenapi janji Allah, demikian juga Engkau setia
1 menggenapi kehendak Allah dalam seluruh kehidupan-Mu. Ajar kami untuk mengikuti teladan-Mu dalam kehidupan
kami, agar kami mampu menggenapi kehendak Allah hari demi hari. Di dalam Nama-Mu kami berdoa, Amin.
M
2 Matius 1:1-25
Ayat mas:
“Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan
umat-Nya dari dosa mereka” (Matius 1:21)
M
3 Mengapa daftar silsilah di dalam Alkitab begitu penting?
P Ketika membaca Alkitab, tak jarang di antara kita yang merasa kurang tertarik ketika membaca daftar silsilah.
E Selain panjang, di sana juga memuat banyak nama yang tidak begitu familier, sehingga membacanya terasa jenuh.
N Namun, para penulis Alkitab memiliki tujuan tersendiri ketika menuliskan daftar silsilah seperti halnya daftar
D silsilah untuk mengawali berita kelahiran Yesus yang dicatat dalam Injil Matius.
A Bagi orang Yahudi, bahkan bagi kita pembaca masa kini, daftar itu sangatlah penting karena memiliki tujuan untuk
L menyatakan bahwa rencana Allah yang ada di dalam Perjanjian Lama, yang sebelumnya telah Allah nubuatkan
A melalui para nabi mengenai kelahiran Mesias dan penebusan manusia sekarang mulai tergenapi dengan kelahiran
M Yesus di dalam dunia. Kita bisa menyaksikan kebenaran bahwa melalui keturunan Abraham dan Daud, lahirlah
A seorang Raja Damai. Kelahiran Yesus menjadi bukti dimulainya penggenapan janji Allah mengenai rancangan kekal-
N
Nya, yaitu penebusan umat manusia.
Dalam menggenapi janji dan kehendak-Nya, Allah juga memakai dua sosok penting di dalam
bacaan kita hari ini. Mereka adalah Maria dan Yusuf. Dalam keterbatasan yang mereka miliki, mereka bersedia
untuk terlibat di dalam misi penggenapan janji Allah. Sebagai dua orang yang masih muda dan tinggal di tengah
budaya yang begitu kental, bukan hal yang mudah bagi Maria dan Yusuf untuk mengerjakan bagian mereka ini. Ada
rasa takut, ada rasa khawatir.
Namun Allah sungguh bekerja melalui mereka. Setelah perjumpaan dengan malaikat Tuhan, Yusuf
membuka hatinya, demikian juga Maria. Maria rela menanggung malu sebagai seorang perempuan yang diberi
label ‘hamil sebelum menikah.’ Demikian juga Yusuf harus menjalani hal yang tidak mudah karena kemudian ia
menikahi Maria, bahkan setelah Yesus lahir, mereka pun menanggung masa yang tidak mudah di kemudian hari.
Mereka rela menapaki perjalanan yang tidak mudah demi tergenapinya rancangan kekal Allah.
Agaknya begitu sulit bagi setiap orang untuk menghindar dari perjalanan hidup yang tidak mudah.
Setiap orang harus melaluinya. Namun pertanyaannya, jika kita diperhadapkan dengan situasi yang sulit, apakah
kita memilih untuk setia dan taat mengikuti jalan Tuhan, yakni jalan kebenaran atau berupaya mencari jalan keluar
sendiri?
Menaati perintah Allah bukanlah hal yang mudah. Hidup dekat dengan Kristus pun, tidak selalu mudah. Namun
yang perlu kita yakini, segala jalan Tuhan adalah baik untuk ditapaki. Kalaupun kita harus melalui jalan yang
menyakitkan, di sanalah Allah bekerja untuk mendatangkan kebaikan bagi kita.
Marilah kita belajar dari Maria dan Yusuf, rela menempuh jalan yang sulit demi tergenapinya kehendak Allah, yakni
terwujudnya Shalom di tengah dunia ini. (MDR)
M Ketika Anda berada di masa yang sulit, pernahkah Anda memilih untuk mencari jalan keluar lain selain jalan Kristus? Jika
4 ada, sharingkanlah pengalaman itu dengan rekan KOMIT Anda dan mintalah dukungan doa dari mereka agar Anda tidak
lagi terjebak dalam situasi yang serupa.
M Berdoalah kepada Tuhan supaya kita terus menjaga hati kita agar tidak tergoda mencari jalan keluar selain jalan
5 Kristus di tengah pergumulan kita.
35

