Page 31 - Warta & Buletin Mingguan GKI Anugerah - Vox Gratia (Edisi 47 - 20 November 2022)
P. 31

RENUNGAN HARIAN GKIA



                         SAVED FOR GOOD WORKS
         (DISELAMATKAN UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN BAIK)                           Selasa |22 November 2022

         DOA
   M
   1     Bapa di Surga, tolonglah agar kami dapat memahami tujuan hidup kami di dunia ini dan mampukanlah kami untuk
         menjadi saluran-saluran berkat melalui perbuatan-perbuatan baik kepada sesama kami. Amin.

   M
   2     Efesus 2:8-10; Roma 3:12; 2 Korintus 5:17; Titus 2:14

         Ayat mas:
         “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan
         Allah sebelumnya” (Efesus 2:10).

   M
   3     Apakah tujuan hidup kita menurut Rasul Paulus dalam Efesus 2:8-10?

   P     Selain kesadaran akan siapa diri kita, identitas diri juga mencerminkan tujuan hidup kita di dunia ini? Saat seseorang
   E     memahami siapa dirinya dengan benar dan menyadari untuk apa ia hidup di dunia ini, maka ia akan mendapatkan arah
   N     untuk menjalani hidupnya dengan lebih bermakna.
   D                   Berkaitan dengan itu, mari kita melanjutkan pembacaan Efesus 2:10. Pertama-tama, Rasul Paulus
   A     mengatakan bahwa kita ini adalah buatan Allah. Itu adalah pengajaran mengenai siapa diri kita.
   L     Ia kemudian melanjutkan bahwa kita diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan
   A     Allah sebelumnya. Frasa tersebut menguatkan pernyataan bahwa kita memang adalah mahakarya Allah; namun itu
   M     hanya berlaku saat kita menjadi ciptaan baru di dalam Kristus.
   A     Di luar Kristus, kita hanyalah manusia berdosa yang telah menyeleweng, tidak berguna, dan tidak mampu melakukan
   N     perbuatan baik (Roma 3:12). Akan tetapi sebaliknya, di dalam Kristus, kita mendapat sebuah identitas yang baru, yaitu
         menjadi ciptaan baru (2 Korintus 5:17).
         Jadi, identitas diri manusia yang sesungguhnya adalah ciptaan Allah, yang kemudian jatuh dalam dosa, lalu ditebus oleh
         Kristus untuk menjadi ciptaan baru yang dimampukan melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya.
         Itu adalah pengajaran mengenai tujuan hidup yang dipulihkan di dalam Kristus.
                       Kebenaran tersebutlah yang menjadi dasar bagi kita untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Kita
         berbuat baik bukan untuk selamat, melainkan diselamatkan oleh Kristus untuk berbuat baik. Prinsipnya adalah pada saat
         perbuatan baik dapat menyelamatkan kita, maka yang timbul hanyalah kesombongan diri. Faktanya, kita tak dapat
         menyelamatkan diri sendiri. Kita memerlukan pertolongan seorang Juruselamat, yaitu Tuhan Yesus.
         Itu sebabnya Efesus 2:8-9 menyatakan bahwa kita diselamatkan hanya oleh kasih karunia; bukan karena usaha kita,
         sehingga tak selayaknya kita menyombongkan diri sendiri. Sebaliknya, perbuatan baik adalah wujud ketaatan melakukan
         tujuan hidup yang Allah tetapkan dan ekspresi syukur karena telah diselamatkan oleh Kristus.
         Titus 2:14 berkata, “[Yesus Kristus] yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala
         kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.” Artinya,
         kita memang dipilih dan ditentukan untuk menjadi umat Tuhan yang selalu rindu dan bersemangat untuk melakukan
         perbuatan baik. Dengan kata lain, perbuatan-perbuatan baik adalah ciri-ciri atau identitas diri kita di dalam Kristus.
                       Perenungan ini meneguhkan setiap kita sebagai orang percaya, tentang tujuan hidup kita yang
         sesungguhnya di dunia ini. Kristus berinisiatif untuk menebus kita bukan hanya untuk masuk ke dalam Surga-Nya,
         melainkan juga untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik.
         Kita sesungguhnya tidak dirancang untuk menjadi mesin pemuas diri sendiri, melainkan sebagai saluran berkat yang
         memuaskan Allah. Saat kita melakukannya dengan taat dan setia, hidup kita akan menjadi lebih berwarna sekaligus
         penuh makna. (Ve)


   M     Sudahkah Anda memahami apa tujuan hidup Anda di dunia ini? Apakah pengaruh dari pemahaman tersebut terhadap
   4     hidup Anda? Apakah yang akan Anda lakukan setelah memahami tujuan hidup Anda yang sesungguhnya di dalam
         Kristus?

   M     Mari berdoa agar setiap kita memahami tujuan hidup kita di dunia ini dan dimampukan untuk menjadi saluran-
   5     saluran berkat melalui perbuatan-perbuatan baik kepada sesama kita.

       BERBUAT BAIK BUKAN UNTUK SELAMAT, MELAINKAN DISELAMATKAN OLEH KRISTUS UNTUK BERBUAT BAIK



                                                                                                         31
   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36