Page 32 - Warta & Buletin Mingguan GKI Anugerah - Vox Gratia (Edisi 47 - 20 November 2022)
P. 32

RENUNGAN HARIAN GKIA



                   OUR WAY OF LIFE (CARA HIDUP KITA)                              Rabu|23 November 2022


         DOA
   M
   1     Bapa di Surga, mampukanlah kami memakai setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan perbuatan-
         perbuatan baik dalam hidup ini. Amin.
   M
   2     Efesus 2:10; Galatia 5:22-23; Yakobus 2:17

         Ayat mas:
         “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan
         Allah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup di dalamnya” (Efesus 2:10).
   M
   3     Bagaimanakah cara hidup yang Allah kehendaki, menurut Rasul Paulus dalam Efesus 2:10?

   P     Identitas diri yang sejati harus tercermin lewat perilaku dan cara hidup kita sehari-hari. Jika tidak demikian, maka
   E     kita akan menjadi pribadi yang munafik, tidak utuh, dan dapat menjadi batu sandungan bagi orang lain. Kita juga
   N     akan gagal memenuhi tujuan hidup yang telah Allah persiapkan sebelumnya.
   D                   Rasul Paulus dalam Efesus 2:10 menunjukkan bahwa identitas diri kita yang sejati adalah
   A     mahakarya yang diciptakan Allah dan diselamatkan oleh anugerah untuk melakukan pekerjaan baik, yang telah
   L     dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia melanjutkan bahwa Allah menghendaki supaya kita hidup di dalamnya. Frasa
   A     “hidup di dalamnya” diterjemahkan oleh KJV, “We should walk in them.” Makna kalimat tersebut menunjukkan
   M     bahwa sebagai mahakarya Allah, kita seharusnya menjadikan pekerjaan-pekerjaan baik sebagai sebuah cara hidup.
   A     Makna lain yang sejajar dengan itu adalah bahwa kita seharusnya memakai setiap kesempatan dengan sebaik-
   N
         baiknya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan baik tersebut di dalam hidup kita.
                       Selain itu, Rasul Paulus juga berkata dalam Galatia 5:22-23: “Tetapi buah Roh ialah: kasih,
         sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.” Rasul
         Paulus menyebut kata “buah” dalam bentuk tunggal; bukan “buah-buah” (jamak). Ini menunjukkan bahwa ‘buah
         Roh’ meskipun ada sembilan macam sifat, namun merupakan satu kesatuan. Penggunaan kata tersebut juga
         menunjukkan bahwa buah roh merupakan akibat langsung dari kehadiran Roh Kudus dalam diri orang percaya.
         Dengan demikian, ia seharusnya memiliki kesembilan sifatnya, termasuk di dalamnya adalah kebaikan.
         Tim Keller, penulis buku Galatians for You pernah berkata bahwa Roh Kudus akan membawa kita semakin dekat
         untuk menjadi pribadi sebagaimana rancangan Allah. Roh Kudus yang akan mendorong kita untuk tidak hanya
         hidup dengan identitas sebagai mahakarya Allah, melainkan juga membuat kita mampu melakukan pekerjaan-
         pekerjaan baik sebagai cerminannya.
         Jika digambarkan seperti sebuah tanaman atau pohon, iman adalah akar, perbuatan atau cara hidup adalah buah-
         buah yang nampak dan dapat dinikmati oleh orang lain. Itu sebabnya, Yakobus 2:17 berkata bahwa jika iman itu
         tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakikatnya adalah mati. Di sini kita melihat Yakobus menarik
         hubungan yang tidak terpisahkan antara iman dan perbuatan.
                       Perenungan hari ini sesungguhnya mengingatkan setiap kita, bahwa tidak ada alasan bagi kita
         untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan baik. Perbuatan baik adalah identitas sekaligus cara hidup kita
         sebagai mahakarya Allah. Kebaikan adalah buah dan sekaligus tanda bahwa ada Roh Kudus yang memimpin hidup
         kita.
         Itu sebabnya, sebagai mahakarya Allah, kita seharusnya memakai setiap kesempatan dalam hidup ini untuk
         melakukan pekerjaan-pekerjaan baik. Dengan demikian, kita dapat memenuhi tujuan hidup yang Allah rancang
         sebelumnya bagi kita. (Ve)


   M     Apakah melakukan perbuatan-perbuatan baik sudah menjadi cara hidup Anda sehari-hari? Apakah yang sering menjadi
   4     alasan sehingga kita tidak melakukan perbuatan baik?
   M     Mari berdoa agar setiap kita dimampukan memakai setiap kesempatan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan
   5     perbuatan-perbuatan baik dalam hidup ini.

         PERBUATAN BAIK ADALAH IDENTITAS SEKALIGUS CARA HIDUP KITA SEBAGAI MAHAKARYA ALLAH



                                                                                                         32
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37