Page 152 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 152
rumahmu tapi jelas saja kau tidak menerimanya -- sebuah pesan penting masuk
sepuluh menit yang lalu --'
'Aku tahu mengenai toilet muntah itu,' kata Mr Weasley.
'Bukan, bukan, bukan toilet itu, tapi dengar pendapat bocah Potter itu -- mereka
telah mengubah waktu dan tempatnya -- mulainya jam delapan sekarang dan
bertempat di bawah di Ruang Sidang Sepuluh yang lama --'
'Di bawah di -- tapi mereka bilang padaku -- jenggot Merlin!'
Mr Weasley memandang jam tangannya, mengeluarkan pekik terkejut dan
melompat dari kursinya.
'Cepat, Harry, kita seharusnya berada di sana lima menit yang lalu!'
Perkins meratakan dirinya pada lemari arsip ketika Mr Weasley meninggalkan
kantor itu dengan berlari, Harry mengikutinya dari dekat.
'Mengapa mereka mengubah waktunya?' Harry berkata dengan terengah-engah,
selagi mereka berlari melewati ruang-ruang kecil Auror; orang-orang
menjulurkan kepala dan menatapi mereka selagi mereka melaju lewat. Harry
merasa seolah-olah dia telah meninggalkan semua isi tubuhnya di meja tulis
Perkins.
'Aku tak punya gambaran, tapi untunglah kita tiba demikian pagi, kalau kau
ketinggalan dengar pendapat itu, pastilah jadi bencana!'
Mr Weasley berhenti di samping lift dan menekan-nekan tombol 'turun' dengan
tidak sabar.
'Ayolah!'
Lift berdentang masuk ke penglihatan dan mereka bergegas masuk. Setiap kali
lift itu berhenti Mr Weasley menyumpah dengan marah dan meninju tombol
sembilan --'
'Ruang-ruang sidang itu belum pernah digunakan selama bertahun-tahun,' kata
Mr Weasley dengan marah. 'Aku tidak bisa berpikir kenapa mereka
mengadakannya di bawah sana -- kecuali -- tapi tidak --'
Seorang penyihir wanita agak gemuk yang membawa sebuah piala berasap

