Page 209 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 209

dan duduk. Luna memperhatikan mereka melewati majalahnya yang terbalik,

               yang dinamakan The Quibbler. Dia tampaknya tidak perlu berkedip sebanyak
               manusia normal. Dia menatap dan menatap terus pada Harry, yang telah
               mengambil tempat duduk di seberangnya dan sekarang berharap tidak
               melakukan hal itu.


               'Musim panasmu menyenangkan, Luna? Ginny bertanya.

               'Ya,' kata Luna sambil melamun, tanpa melepaskan pandangan dari Harry. 'Ya,

               cukup menyenangkan, kau tahu. Kau Harry Potter,' dia menambahkan.

               'Aku tahu itu,' kata Harry.


               Neville tertawa kecil. Luna memalingkan matanya yang pucat ke arahnya.


               'Dan aku tidak tahu siapa kamu.'


               'Aku bukan siapa-siapa,' kata Neville cepat-cepat.


               'Bukan,' kata Ginny tajam. 'Neville Longbottom -- Luna Lovegood. Luna
               setingkat denganku, tetapi di Ravenclaw.'


               'Kecerdasan melebihi ukuran adalah harta terbesar manusia,' kata Luna dengan
               suara menyanyi.


               Dia mengangkat majalahnya yang terbalik cukup tinggi untuk menyembunyikan
               wajahnya dan terdiam. Harry dan Neville saling memandang dengan alis
               terangkat.


               Ginny berusaha menahan tawa terkikik.


               Kereta api terus berderak maju, semakin cepat membawa mereka ke alam
               perdesaan bebas. Hari itu adalah hari yang aneh dan tidak menentu; satu saat
               gerbong dipenuhi sinar matahari dan saat berikutnya mereka melewati awan-
               awan yang gelap yang tidak menyenangkan.


               'Tebak apa yang kudapat pada hari ulang tahunku?' kata Neville.

               'Remembrall lagi?' kata Harry, teringat pada alat mirip kelereng yang telah

               dikirimkan nenek Neville kepadanya dengan maksud memperbaiki ingatannya
               yang parah.
   204   205   206   207   208   209   210   211   212   213   214