Page 207 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 207
'Kami -- well -- Ron dan aku harus pergi ke gerbong prefek,' Hermione berkata
dengan canggung.
Ron tidak melihat kepada Harry; dia kelihatannya telah menjadi sangat tertarik
pada kuku-kuku tangan kirinya.
'Oh,' kata Harry. 'Benar. Baiklah.'
'Kukira kami tidak harus tinggal di sana sepanjang perjalanan,' kata Hermione
cepat-cepat. 'Surat-surat kami mengatakan kami hanya harus menerima instruksi
dari Kepala Murid Lelaki dan Perempuan dan kemudian berpatroli di koridor
dari waktu ke waktu.'
'Baik,' kata Harry lagi. 'Well, aku -- kalau begitu ketemu lagi nanti.'
'Yeah, pasti,' kata Ron, memberi Harry pandangan cemas yang berpindah-
pindah,
'Harus pergi ke bawah sana itu menyebalkan,aku lebih suka -- tetapi kami harus -
-
maksudku, aku tidak menikmatinya, aku bukan Percy,' dia mengakhiri dengan
menantang.
'Aku tahu kamu bukan,' kata Harry dan dia menyengir. Tetapi selagi Hermione
dan Ron menyeret koper-koper mereka, Crookshanks dan Pigwidgeon dalam
sangkar menuju ujung mesin dari kereta api, Harry merasakan rasa kehilangan
yang ganjil.
Dia belum pernah bepergian di atas Hogwarts Express tanpa Ron.
'Ayo,' Ginny menyuruhnya, 'jika kita bergerak terus kita akan dapat menyisakan
tempat untuk mereka.'
'Benar,' kata Harry, sambil mengangkat sangkar Hedwig di satu tangan dan
pegangan kopernya di tangan yang lain. Mereka berjuang menyusuri koridor,
mengintai ke dalam pintu-pintu berpanel kaca ke dalam kompartemen-
kompartemen yang mereka lalui, yang sudah penuh. Harry tidak dapat tidak
memperhatikan bahwa banyak orang menatap balik kepadanya dengan minat
yang besar dan bahwa beberapa dari mereka menyikut tetangga mereka dan
menunjuk dia. Setelah dia menemui perilaku ini di lima gerbong berturut-turut

