Page 21 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 21

kau la-laku--?'

               'Bisakah kamu diam?' Harry mendesis, 'Aku sedang mencoba mende--'


               Tetapi dia terdiam. Dia telah mendengar hal yang telah ditakutkannya.


               Ada sesuatu di gang itu selain mereka, sesuatu yang menarik napas panjang,
               serak, dan berderak. Harry merasakan sentakan rasa takut yang mengerikan
               sementara dia berdiri gemetaran di udara yang membeku.


               'Hen-hentikan itu! Berhenti melakukannya! Kan ku-kupukul kau, aku sumpah!'


               'Dudley, tutup --'


               WHAM.


               Sebuah kepalan mengadakan kontak dengan sisi kepala Harry, mengangkatnya
               dari kakinya. Cahaya-cahaya putih kecil bermunculan di depan matanya. Untuk
               kedua kalinya dalam satu jam Harry merasa seakan-akan kepalanya telah
               terbelah menjadi dua; saat berikutnya, dia telah mendarat dengan keras di tanah
               dan tongkatnya melayang dari tangannya.


               'Dasar bodoh, Dudley!' teriak Harry, matanya berair karena sakit sementara dia
               berjuang dengan tangan dan lututnya, meraba-raba sekeliling dengan kalut ke
               dalam kegelapan. Dia mendengar Dudley menjauh, menabrak pagar gang,
               tersandung.


               'DUDLEY, KEMBALI! KAU LARI KE ARAHNYA!'


               Ada teriakan mendengking yang mengerikan dan langkah-langkah Dudley
               berhenti.


               Pada saat yang sama, Harry merasakan hawa dingin yang merayap di
               belakangnya yang hanya berarti satu hal. Ada lebih dari satu.


               'DUDLEY, TUTUP MULUTMU RAPAT-RAPAT! APAPUN YANG KAU


               LAKUKAN, TUTUP MULUTMU RAPAT-RAPAT! Tongkat!' Harry
               bergumam dengan kalut, tangannya melayang di atas tanah seperti laba-laba. 'Di
               mana -- tongkat


               -- ayolah -- lumos!'
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26