Page 237 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 237
Harry sudah sangat terbiasa dengan pertengkaran-pertengkaran kecil mereka
sehingga dia tidak repot-repot berusaha mendamaikan mereka; dia merasa
waktunya lebih berguna bila digunakan untuk makan dengan mantap daging stik
dan pai ginjalnya, lalu sepiring besar kue tar sirup kental kesukaannya.
Ketika semua murid telah selesai makan dan tingkat kebisingan di Aula mulai
meningkat lagi, Dumbledore bangkit berdiri sekali lagi. Pembicaraan segera
berhenti ketika semuanya berpaling untuk menghadapi si Kepala Sekolah. Harry
merasakan kantuk yang menyenangkan sekarang. Tempat tidurnya yang bertiang
empat sedang menanti di suatu tempat di atas, sangat hangat dan empuk ...
'Well, sekarang karena kita semua sedang mencerna makanan hebat lainnya, aku
mohon perhatian kalian beberapa saat untuk pemberitahuan-pemberitahuan awal
semester yang biasa,' kata Dumbledore. 'Murid-murid kelas satu harus tahu
bahwa Hutan di halaman sekolah tidak boleh dimasuki oleh murid -- dan
beberapa murid kita yang lebih tua seharusnya juga sudah tahu sekarang.'
(Harry, Ron dan Hermione saling bertukar seringai.)
'Mr Filch, penjaga sekolah, telah memintaku, untuk yang dikatakannya keempat
ratus enam puluh dua kalinya, untuk mengingatkan kalian semua bahwa sihir
tidak diizinkan di koridor-koridor selama pergantian kelas, juga sejumlah hal
lain, yang semuanya bisa diperiksa di daftar luas yang sekarang dipasangkan ke
pintu kantor Mr Filch.
'Kita punya dua perubahan guru tahun ini. Kita sangat senang menyambut
kembali Profesor Grubbly-Plank, yang akan mengajarkan Pemeliharaan Satwa
Gaib; kita juga senang memperkenalkan Profesor Umbridge, guru Pertahanan
terhadap Ilmu Hitam kita yang baru.'
Ada serentetan tepuk tangan sopan tetapi kurang antusias, dalam waktu itu
Harry, Ron dan Hermione saling memberi pandangan panik; Dumbledore belum
mengatakan berapa lama Grubbly-Plank akan mengajar.
Dumbledore melanjutkan, 'Ujicoba bagi tim-tim asrama Quidditch akan
berlangsung pada --'
Dia berhenti, sambil melihat dengan pandangan bertanya kepada Profesor
Umbridge. Karena wanita itu tidak lebih tinggi sewaktu berdiri dibandingkan
dengan sewaktu duduk, sejenak tak seorangpun mengerti mengapa Dumbledore
berhenti berbicara, tetapi kemudian Profesor Umbridge berdehem, 'Hem, hem,'
dan menjadi jelas bahwa dia telah bangkit dan bermaksud untuk berpidato.

