Page 278 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 278
'Potter, gunakan akal sehatmu,' sambar Profesor McGonagall, mendadak kembali
ke gaya berbicaranya yang biasa. 'Kamu tahu dari mana dia datang, kamu pasti
tahu kepada siapa dia melapor.'
Bel akhir pelajaran berdering. Dari atas dan sekitar datang suara gemuruh
ratusan murid yang sedang bergerak.
'Di sini dikatakan dia memberimu detensi setiap malam dalam minggu ini, mulai
besok,' Profesor McGonagall berkata sambil melihat catatan Umbridge lagi.
'Setiap malam dalam minggu ini!' Harry mengulangi dengan terkejut. 'Tapi,
Profesor, tidak bisakah Anda -?'
'Tidak, aku tidak bisa,' kata Profesor McGonagall dengan datar.
'Tapi -'
'Dia gurumu dan punya semua hak untuk memberimu detensi. Kamu akan pergi
ke ruangannya pukul lima besok untuk yang pertama. Cuma ingat: melangkahlah
hati-hati di sekitar Dolores Umbridge.'
'Tapi aku mengatakan yang sebenarnya!' kata Harry, marah besar. 'Voldemort
kembali, Anda tahu itu; Profesor Dumbledore tahu itu -'
'Demi Tuhan, Potter!' kata Profesor McGonagall, sambil meluruskan
kacamatanya dengan marah (dia berjengit mengerikan ketika mendengar nama
Voldemort).
'Apakah kamu benar-benar mengira ini mengenai benar dan dusta? Ini tentang
menjaga perilaku dan amarahmu di bawah kendali!'
Dia berdiri, lubang hidungnya melebar dan mulutnya sangat tipis, dan Harry
juga berdiri.
'Makan biskuit lagi,' katanya dengan kesal, sambil menyodorkan kaleng
kepadanya.
'Tidak, terima kasih,' kata Harry dingin.
'Jangan bersikap menggelikan,' sambarnya.

