Page 767 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 767

'Kalian akan mentoleransinya selama dia di sini, Hutan ini juga miliknya seperti
               milik kalian!' dia berteriak, sementara Harry dan Hermione mendorong sekuat
               tenaga pada mantel tikus mondok Hagrid dalam usaha untuk menjaganya terus
               berjalan maju.


               Masih merengut, dia memandang ke bawah; ekspresinya berubah menjadi agak
               terkejut melihat mereka berdua mendorongnya; dia tampaknya tidak
               merasakannya.


               'Tenanglah, kalian berdua,' dia berkata, sambil berpaling untuk berjalan terus
               sementara mereka terengah-engah mengikuti di belakangnya. 'Bagal tua sialan,
               eh?'


               'Hagrid,' kata Hermione terengah-engah, sambil melewati petak jelatang yang
               telah mereka lewati di jalan masuk, 'kalau para centaur tidak mau manusia di
               dalam Hutan, tampaknya Harry dan aku tidak akan bisa --'


               'Ah, kau dengar apa yang mereka bilang,' kata Hagrid dengan tidak karuan,
               'mereka tidak akan melukai yang kecil - maksudku, anak-anak. Lagipula, kita
               tidak bisa membiarkan diri kita diperintah oleh kelompok itu.'


               'Usaha bagus,' Harry bergumam kepada Hermione, yang tampak kecewa.


               Akhirnya mereka bergabung dengan jalan setapak dan, setelah sepuluh menit
               lagi, pohon-pohon mulai merenggang; mereka bisa melihat petak-petak langit
               biru cerah lagi dan, di kejauhan, suara sorak dan teriakan yang jelas.


               'Apakah itu gol lagi?' tanya Hagrid, sambil berhenti sejenak di naungan pohon-
               pohon ketika stadiun Quidditch tampak. 'Atau menurut kalian pertandingan
               sudah usai?'


               'Aku tidak tahu,' kata Hermione dengan sengsara. Harry melihat bahwa dia
               tampak awut-awutan; rambutnya penuh ranting dan daun, jubahnya robek di
               beberapa tempat dan ada sejumlah goresan di wajah dan lengannya. Dia tahu dia
               sendiri pasti tidak tampak jauh lebih baik.


               'Kukira sudah berakhir, kalian tahu!' kalian Hagrid, masih memicingkan mata ke
               stadium. 'Lihat - orang-orang sudah keluar - kalau kalian berdua bergegas kalian
               akan bisa bercampur dengan kerumunan dan tak seorangpun akan tahu kalian
               tidak di sana!'


               'Gagasan bagus,' kata Harry. 'Well ... kalau begitu, sampai jumpa lagi, Hagrid.'
   762   763   764   765   766   767   768   769   770   771   772