Page 851 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 851

Tak seorangpun ada di sana.


               'Dia tepat di ujung,' kata Harry, yang mulutnya telah menjadi sedikit kering.
               'Kalian tidak bisa melihat dengan jelas dari sini.'


               Dan dia memimpin mereka di antara baris-baris menjulang bola-bola kaca,
               beberapa di antaranya berpendar lembut ketika mereka lewat ...


               'Dia seharusnya di dekat sini,' bisik Harry, yakin bahwa setiap langkah akan
               membawa ke penglihatannya bentuk Sirius dengan pakaian compang-camping di
               atas lantai yang semakin gelap. 'Di suatu tempat di sini ... benar-benar dekat ...'


               'Harry?' kata Hermione ingin melihat reaksinya, tetapi dia tidak ingin
               menanggapi.


               Mulutnya sangat kering.


               'Di suatu tempat di sekitar ... sini ...' dia berkata.


               Mereka telah mencapai akhir barisan dan muncul ke dalam cahaya lilin yang
               lebih redup lagi. Tak ada seorangpun di sana. Yang ada hanyalah keheningan
               yang menggema dan penuh debu.


               'Dia mungkin ...' Harry berbisik dengan parau, sambil mengintip ke lorong
               berikutnya. 'Atau mungkin ...' Dia bergegas melihat ke lorong satunya setelah
               itu.


               'Harry?' kata Hermione lagi.


               'Apa?' bentaknya.


               'Ku ... kukira Sirius tidak ada di sini.'

               Tak seorangpun berbicara. Harry tidak mau memandang satupun dari mereka.
               Dia merasa mual. Dia tidak mengerti mengapa Sirius tidak ada di sini. Dia harus

               berada di sini. Di sinilah dia, Harry, telah melihatnya ...

               Dia berlari ke ruang di ujung barisan-barisan, menatapi baris-baris itu. Satu demi
               satu gang kosong bekerjap lewat. Dia berlari ke arah yang lainnya, melewati

               teman-temannya yang memandangi. Tidak ada tanda Sirius di manapun, maupun
               petunjuk pergumulan apapun.
   846   847   848   849   850   851   852   853   854   855   856