Page 856 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 856
kamu hanya akan membiarkan kami pulang, begitu?'
Kata-kata itu baru saja keluar dari mulutnya ketika Pelahap Maut wanita itu
menjerit: 'Accio rama--'
Harry siap menghadapinya: dia berteriak 'Protego!' sebelum wanita itu
menyelesaikan manteranya, dan walaupun bola kaca itu meluncur ke tepi jari-
jarinya dia berhasil mempertahankannya.
'Oh, dia tahu cara bermain, bayi kecil mungil Potter,' katanya, matanya yang gila
menatap melalui celah kerudungnya. 'Sangat bagus, kalau begitu --'
'KUBILANG PADAMU, JANGAN!' Lucius Malfoy meraung kepada wanita itu.
'Kalau kamu membantingnya --!'
Pikiran Harry berpacu. Para Pelahap Maut menginginkan bola kaca berdebu ini.
Dia tidak berminat padanya. Dia cuma ingin mengeluarkan mereka semua dari
ini hidup-hidup, memastikan tak seorangpun dari teman-temannya membayar
harga mahal untuk kebodohannya ...
Wanita itu melangkah maju, menjauh dari teman-temannya, dan menarik lepas
kerudungnya. Azkaban telah mencekungkan wajah Bellatrix Lestrange,
membuatnya kurus kering dan mirip tengkorak, tetapi wajah itu penuh kilau
fanatik yang hebat.
'Kamu butuh bujukan lagi?' katanya, dadanya naik turun dengan cepat. 'Baiklah -
-
ambil yang terkecil,' dia memerintahkan para Pelahap Maut di sampingnya.
'Biarkan dia menyaksikan selagi kita menyiksa gadis kecil itu. Aku akan
melakukannya.'
Harry merasakan yang lainnya mendekat ke sekeliling Ginny; dia melangkah ke
samping sehingga dia tepat di depannya, ramalan itu dipegang ke dadanya.
'Kamu harus membanting ini kalau kamu ingin menyerang salah satu dari kami,'
dia memberitahu Bellatrix. 'Kukira bosmu tidak akan terlalu senang kalau kamu
pulang tanpa benda itu, bukan?'
Bellatrix tidak bergerak; dia hanya menatapnya, ujung lidahnya membasahi

