Page 854 - Harry Potter and The Order Of The Phoenix
P. 854
-- BAB TIGA PULUH LIMA --
Di Balik Tudung
Bentuk-bentuk hitam bermunculan dari udara kosong di sekeliling mereka,
menghalangi jalan mereka di kiri dan di kanan; mata-mata berkilatan melalui
celah di kerudung, selusin ujung tongkat yang menyala diarahkan langsung ke
jantung mereka; Ginny terkesiap ngeri.
'Kepadaku, Potter,' ulang suara Lucius Malfoy yang dipanjang-panjangkan selagi
dia mengulurkan tangannya, dengan telapak tangan menghadap ke atas.
Isi tubuh Harry jungkir balik memualkan. Mereka terperangkap, dan musuh
menang dalam jumlah dua banding satu.
'Kepadaku,' kata Malfoy lagi.
'Di mana Sirius?' Harry berkata.
Beberapa Pelahap Maut tertawa; suara perempuan yang parau dari tengah figur-
figur berbayang-bayang di sebelah kiri Harry berkata penuh kemenangan,
'Pangeran Kegelapan selalu tahu!'
'Selalu,' gema Malfoy dengan lembut. 'Sekarang, berikan ramalannya kepadaku,
Potter.'
'Aku mau tahu di mana Sirius!'
'Aku mau tahu di mana Sirius!' tiru wanita di sebelah kirinya.
Dia dan teman-teman Pelahap Mautnya telah mendekat sehingga mereka hanya
satu kaki dari Harry dan yang lainnya, cahaya dari tongkat mereka menyilaukan
mata Harry.
'Kalian menangkapnya,' kata Harry, sambil mengabaikan rasa panik yang
meningkat di dadanya, ketakutan yang telah dilawannya sejak mereka memasuki
baris sembilan puluh tujuh. 'Dia di sini. Aku tahu itu.'
'Bayi kecil itu terbangun ketakutan dan mengira apa yang dimimpikannya benar,'
kata wanita itu dengan suara bayi mengejek yang mengerikan. Harry merasa Ron

