Page 405 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 405

Keping 73


           tepi salah satu kantong tidur. Dan, dengan sekaligus, Ishtar
           menjatuhkan berat tubuhnya. Meraup Alfa ke dalam pelukan.

             Perlahan, Alfa menempelkan jemarinya ke punggung
           Ishtar yang telanjang. Kulit bertemu kulit. Sensasi itu
           begitu nyata. Alfa mulai meragukan apakah ia bermimpi. Di
           telinganya terasa embusan hangat napas Ishtar. “Sebentar lagi,
           Gelombang. Semua ini akan selesai.” Seusai kalimat itu, Ishtar

           lenyap dari pelukannya bagai dicuri udara.
             Terdengar langkah kaki menerobos kamar.
             “Kell!” panggil Alfa. Jika Ishtar bisa melihatnya, seharusnya
           Kell juga. Namun, Kell tidak bereaksi.
             Alfa  mendekat.  Kell  mengeluarkan  sesuatu  dari  saku
           kemejanya, botol kecil berisi cairan hitam. Alfa pun mengamati
           dengan saksama Kell menuangkannya ke wadah tinta. Hitam
           berkilau seperti aspal cair bercampur bubuk emas. Alfa yakin

           cairan itu bukan tinta biasa.
             Tak lama setelah wadah tintanya terisi, Bodhi baru
           terbangun. Mengusap-usap kepalanya  yang polos tanpa
           bandana. Tampak berbaris rapi tonjolan macam ruas tulang
           punggung di kepalanya, bermula dari pangkal ubun-ubun dan

           berakhir di sebelum perbatasan leher.
             “Star  Tetrahedron.” Bodhi mengatakannya kepada Kell
           sambil mengajukan tangan kanannya.
             Kell, seolah mengantisipasi jawaban itu, tersenyum puas.
           Ia meraih mesin tato dari laci koper, kemudian mulai menato
           Bodhi  di bagian  dalam pergelangan tangan kanannya.



           390
   400   401   402   403   404   405   406   407   408   409   410