Page 403 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 403

Keping 73


             Alfa langsung menoleh ke arah sumber suara.  Tidak

           mungkin salah. Ia kenal baik suara itu. Berjalan dengan
           goyangan  pinggul yang  luwes, tungkai-tungkai jenjang  itu
           memasuki kamar hanya dibalut oleh celana jins superpendek.
           Kemeja ungu muda tanpa lengan yang dikenakannya

           menerawang diterobos sinar dari pintu.
             Pada saat itulah, Alfa menyadari ia sedang bermimpi.
           Ia tahu ia bisa punya kendali dalam alam mimpinya, tapi
           keraguan untuk mengambil alih datang dari keingintahuannya
           untuk menyaksikan apa yang bakalan terjadi antara Bodhi dan
           Ishtar.

             “Kamu mau ditato di mana?” tanya Bodhi canggung, tak
           berani menatap Ishtar langsung.
             Dengan jemarinya yang lentik, Ishtar memainkan kancing
           kemejanya. Sengaja berlama-lama sambil memperhatikan

           reaksi  Bodhi.  Pemandangan  itu  mulai  membuat  Alfa  tidak
           nyaman. Namun, ia bertahan.
             Satu demi satu kancing kemeja Ishtar terurai. Meski
           yakin kehadirannya tidak diketahui dua orang itu, Alfa tetap
           salah tingkah. Ia menyempatkan melirik ekspresi Bodhi dan

           berkesimpulan bahwa mereka berdua senasib. Sama-sama
           ditarik oleh keinginan yang sama kuat antara memalingkan
           muka dan memelototi lekat-lekat.
             Dalam waktu singkat, Ishtar bertelanjang dada.  Tidak

           ada kerikuhan sedikit pun terpancar darinya. Santai, ia



           388
   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408