Page 437 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 437
Keping 75
merepresentasikan realitas yang berbeda. Dalam setiap titik
pertemuan ketiganya, sebuah realitas baru muncul. Unik dan
spesifik, berbeda dengan apa yang direpresentasikan masing-
masing jalur ketika berdiri sendiri.
Bagai setelan saluran yang bisa diubah dengan pengendali,
Bodhi berpindah dari satu jalur ke jalur lain. Perak adalah jalur
paling rapat, sementara emas dan merah melengang dengan
drastis.
Bodhi menengok ke bawah melihat ke arah dadanya
sendiri, sejalur cahaya merah menembusnya, terus melewati
dinding, menuju lokasi tempat Alfa menunggu.
“Don’t leave false illusions behind….”
Perhatian Bodhi tergiring ke jalur lain. Fisik Kell memburam
dan menyisakan sejalur cahaya emas yang membentuk simpul
di area dada. Infiltran. Bodhi tidak lagi merasa dan menduga,
kini ia melihat.
“I am the eye in the sky / Looking at you / I can read your
mind….” Nyanyian Kell merembeskan realitas yang ia kenal
kembali ke penglihatannya. Perlahan, pemandangan lain
muncul. Dimensi yang dibentuk oleh bidang dinding, langit-
langit, dan lantai keramik. Studio Kas. Pria bule berambut
sebahu, tersenyum kepadanya.
“Aku… aku lihat tiga jalur,” gumam Bodhi.
“The Gridscapist. You’ve earned that title now,” kata Kell puas.
“Masih ada satu lagi, Akar. Visual ini mungkin cuma kamu
422

