Page 601 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 601

Keping 89


             Elektra terjengkang ke antara rerimbun perdu di pinggir

           jurang. Tanah bercampur pasir merintangi pandangannya, tapi
           ia masih bisa melihat sosok yang mendekat.
             “Bu Sati?” desisnya.
             Empasan itu terjadi lagi. Seringan kayu di tangannya,

           tubuh Elektra terbang dan mendarat di lereng, kemudian
           menggelongsor turun.






           Seperti dikatrol oleh kail yang tak terlihat, Zarah terangkat ke

           atas. Tungkai-tungkainya tidak sedikit pun bisa digerakkan.
           Matanya terpaku kepada orang yang berjalan ke arahnya
           sambil menenteng tongkat berbatu hitam.
             “Kamu apakan ayahku?” teriak Zarah.

             Simon tertawa, kemarahan Zarah menghiburnya. “Semua
           Peretas  mendesain  sekuens hidup mereka  sebelum terjun,
           kamu sudah tahu itu, kan? Mungkin kamu belum sadar ini,
           Zarah. Kamu telah memilih untuk bertalian dengan ayahmu
           karena sebetulnya kamu ingin bertalian dengan aku.”

             “Aku tidak punya pertalian apa-apa dengan Sarvara!”
           bentak Zarah lagi.
             “Kamu pikir kamu tahu banyak, padahal kamu tidak tahu
           apa-apa,” kata Simon. “Yang keluar dari portal Bukit Jambul

           adalah anakku, Bumi. Dicuri dan dikonversi oleh Infiltran.



           586
   596   597   598   599   600   601   602   603   604   605   606