Page 599 - Supernova 6, Inteligensi Embun Pagi
P. 599
Keping 89
“Bukan, bukan karena capek.” Dalam kepalanya, Bodhi
berusaha merangkai kata-kata untuk menjelaskan sensasi yang
ia rasakan. Setelah dua hari bersama Infiltran, Bodhi mulai
bisa mengidentifikasi tanda keberadaan mereka yang khas.
Ada energi kuat yang membuatnya merasa terekspansi. “Di
rumah suaka, kamu merasa ada perasaan kayak mengembang?
Ekspansi?”
“Ya. Kenapa memangnya?”
“Ini sebaliknya.” Membandingkan apa yang ia rasakan di
rumah Sati, Bodhi mengidentifikasi sensasi yang berlawanan.
Rasa terkontraksi. Seolah ia tercemplung ke dalam pasir isap
yang tak kelihatan.
Alfa berhenti berjalan, mulai mengecek ke dalam. Kelelahan
akibat berjalan panjang bisa membaurkan rasa itu, tapi ia
paham apa yang dimaksud Bodhi. Energi Sarvara.
“Aku kasih tahu Ompu Ronggur,” kata Alfa cepat. Baru saja
Alfa menoleh, langsung terlihat Ronggur yang berdiri kaku
di kejauhan dengan mata membelalak, seperti sesuatu telah
menyengatnya. Alfa segera berlari menghampiri Ronggur.
“Ompu? Ompu kenapa?”
“Berpencar kalian,” jawab Ronggur, mulutnya bergerak,
tapi ekspresi wajahnya kaku. “Kau, lari sejauh mungkin.
Sembunyi sebisamu. Jangan ada yang berpisah dari batunya
masing-masing. ”
584

