Page 260 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 260

Di Dasar Jurang

           Dimas & Reuben



           “Untuk apa cuplikan-cuplikan masa lalu itu?” bisik Reuben.
              “Aku nggak tahu,” Dimas mengangkat bahu dengan
           muka lebih bingung lagi. “Mungkin, ternyata selama ini ada
           bifurkasi lain. Bukan cuma dongeng masa kecil, me lainkan

           sesuatu yang lebih dahsyat.”




           Ferre



           Potongan gambar itu terus datang. Tangisan Oma di pe ma-
           kaman Mama. Dekapan erat Opa pada hari pe makaman
           Mama. Tubuh yang terbujur kaku di atas kar pet.
              Re berusaha berontak, ia tak mau melihat lebih banyak
           lagi, tapi gambar itu terus menyerbu tanpa bisa ia tahan.

              Ada genangan darah di dekat kepala Mama. Sepucuk pis tol
           kecil di dekat tangannya. Sepucuk surat yang tak bisa ia baca.
              Re ingin semua ini berhenti, tapi sekarang justru suara-
           suara yang muncul. Mamamu bunuh diri. Semua ini gara-gara
           Papamu. Papamu lari dengan wanita lain.
              Re mencoba meredam suara-suara itu, tapi yang hadir
           malah bayangan buku dongengnya. Kesatria, Putri, dan Bin-

           tang Jatuh. Kisah malang tentang seseorang yang ter makan
           cinta, menjadi lemah, dan mati karenanya. Kisah serupa juga
           dialami ibunya, dan perempuan itu memilih mati.


                                                                 249
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265