Page 308 - Supernova 1, Ksatria, putri dan bintang jatuh
P. 308

Cermin yang Hidup

              Perlahan, Diva  bangun  dari  tempat  duduknya,  datang
           menghampiri. Membelai pipinya lembut. Tangan itu terasa

           hangat, damai. Re pun memejamkan mata, Diva baru saja
           membelai hatinya.
              Ada saat aku berusaha membunuh jiwaku.
              Biar kuambil peluru itu.
              Dan, di saat aku akhirnya melesat.

              Aku melepaskanmu dengan kebebasan mutlak.
              Perlahan, Re membuka mata. Mendapatkan cerminnya.
           Aku mencintaimu, lebih dari yang kau tahu.
              Diva  menggeleng.  Kau  mencintai dirimu,  lebih dari yang
           kau tahu.
              “Lalu, sekarang apa?” bisik Re. Digenggamnya tangan
           Diva seerat mungkin.
              “Aku pergi.”

              Re menghela napas berat, rahangnya mengeras.  Sudah
           kuduga.
              “Bumi adalah taman bermain yang luas, Ferre. Aku ingin
           bermain, berkeliling. Tapi, aku masih butuh ban tuanmu.”
              “Sebut saja.”

              “Jaringan pendidikan bawah tanah, tanpa melibatkan
           namaku. Uangku cukup untuk membiayai pergerakannya.
           Sekolah itu buat siapa saja, tidak ada batasan umur. Meng-
           ajarkan satu hal, pemahaman tentang apa pun yang berke-
           naan dengan hidup. Pertanyaan yang jadi fundamen adalah
           mengapa,  bukan dulu  apa. Sekolah jaringan tidak tersekap



                                                                 297
   303   304   305   306   307   308   309   310   311   312   313