Page 128 - In a Blue Moon
P. 128
Spencer terdiam sejenak, berpikir, lalu, ”Kata Christina,
kau pergi bersamanya kemarin malam.”
”Ya.”
”Kupikir kau membencinya.”
”Well...” Sophie mengangkat sebelah bahu. ”Dia tidak ter-
lalu buruk.”
”Oh?”
Sophie memilih tidak berkomentar lebih jauh.
Spencer menatap Sophie dengan alis terangkat. ”Kau tahu
kau tidak bisa bertunangan dengan siapa pun tanpa persetu-
juanku dan Tyler, bukan?”
Sophie mendengus tertawa. ”Sama seperti kau yang tidak
bisa bertunangan sebelum mendapat persetujuanku.”
126 ”Aku senang kau masih ingat itu,” kata Spencer sambil
tersenyum kecil. ”Jadi jelaskan kepadaku kenapa kau meminta
Adrian Graves menikahimu sebelum dia berangkat ke Afrika
Selatan empat tahun yang lalu.”
Jantung Sophie serasa berhenti berdetak dan kenangan
yang sudah lama terpendam muncul kembali dalam sekejap
mata. ”Siapa?” tanyanya.
”Adrian Graves,” ulang Spencer. ”Kau masih ingat dia, bu-
kan?”
Sophie mengerjap. Jantungnya kembali berdebar cepat.
Tentu saja ia masih ingat pada Adrian Graves. Ia juga ingat
dirinya dulu sempat tergila-gila pada sahabat baik kakaknya
itu. ”Ya, aku masih ingat,” gumamnya. ”Dia sudah kembali ke
New York? Kapan?”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 126 3/30/2015 10:43:18 AM

