Page 125 - In a Blue Moon
P. 125

laki-laki	 biasanya	 suka	 kue.	 Well,	 setidaknya	 Spencer	 dan
                Tyler	suka	kue.	Jadi	Sophie	memutuskan	membuat	tiga	lusin
                tartlet  andalannya	dan	mengirimkannya	ke	Ramses.	Khusus
                untuk	Lucas	Ford.

                  Itu	cara	yang	bagus,	bukan?	Tentu	saja.
                  ”Hei,	Bos.	Kau	sedang	mengerjakan	pesanan	siapa?”	tanya
                Bo	setelah	ia	memasukkan	adonan	kue	yang	sedang	dikerja-
                kannya	ke	dalam	oven.	”Butuh	bantuan?”
                  ”Tidak	 usah,	 Bo.	 Ini	 bukan	 pesanan	 siapa-siapa,”	 sahut
                Sophie	 sambil	 mengintip	 ke	 dalam	 oven	 untuk	 memeriksa

                keadaan	 tartlet­nya.	 ”Setelah	 ini	 aku	 hanya	 perlu	 menghias
                sedikit.”
                  ”Oke.”
                  ”Omong-omong,	apakah	kita	bisa	meminta	seseorang	me-    123

                ngirim	tartlet­tartlet	ini	ke	Ramses	nanti?”	tanya	Sophie	sam-
                bil	menegakkan	tubuh.
                  Bo	mengangkat	sebelah	bahu.	”Tentu	saja.	Ditujukan	ke-
                pada	siapa?”
                  ”Lucas	Ford.”
                  ”Tunanganmu?”

                  Sophie	menoleh	cepat	ke	arah	Bo.	”Apa?”
                  ”Lucas	 Ford	 tunanganmu?”	 tanya	 Bo	 sekali	 lagi	 dengan
                raut	wajah	polos.
                  ”Kata	siapa	dia	tunanganku?”	Mata	Sophie	menyipit.

                  Bo	 menggerakkan	 ibu	 jarinya	 ke	 belakang	 bahu,	 menun-
                jukkan	bagian	depan	toko.	”Christina	dan	George,”	jawabnya.
                Lalu	tangannya	beralih	menunjuk	tangan	Sophie.	”Dan	me-







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   123                     3/30/2015   10:43:18 AM
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130