Page 123 - In a Blue Moon
P. 123

Malam	ini	sebenarnya	berjalan	dengan	sangat	baik.	Sophie
                bersenang-senang.	Ya,	ia	menikmati	waktu	yang	dihabiskan-
                nya	bersama	Lucas	Ford.	Mengherankan,	bukan?	Seminggu
                yang	lalu,	ia	masih	ingin	menampar	wajah	laki-laki	itu	setiap
                kali	ia	bertemu	dengannya.	Tetapi	malam	ini	Lucas	Ford	me-
                nunjukkan	sisi	dirinya	yang	lain.	Sisi	yang	lebih	dewasa	dan

                ramah.	Sophie	bahkan	menyadari	Lucas	adalah	teman	meng-
                obrol	 dan	 teman	 berdebat	 yang	 menyenangkan.	 Lucas	 juga
                terlihat	senang	mengobrol	dengan	Nic	dan	Mrs.	Li.
                  Sophie	masuk	ke	apartemennya	dengan	langkah	berat,	me-
                nyalakan	 lampu	 dan	 pemanas	 ruangan,	 lalu	 mengempaskan
                diri	 di	 salah	 satu	 kursi	 berlengan	 di	 ruang	 duduknya	 yang
                kecil.	Ia	menarik	napas	dalam-dalam	dan	mengembuskannya
                dengan	keras.	Ya,	malam	ini	sebenarnya	berjalan	dengan	baik.
                                                                          121
                Sampai	Sophie	merusaknya.
                  Dan	yang	membuat	Sophie	merasa	semakin	resah	adalah
                kenyataan	 bahwa	 sejak	 ledakan	 emosi	 dari	 pihak	 Sophie	 di
                dalam	taksi	tadi,	Lucas	Ford	tidak	lagi	menatapnya.	Selama
                perjalanan	 ke	 apartemen	 Sophie,	 ketika	 laki-laki	 itu	 turun
                dari	taksi	untuk	menaungi	Sophie	ke	pintu	depan,	dan	bah-
                kan	 ketika	 ia	 mengucapkan	 selamat	 malam	 kepada	 Sophie,
                tidak	sekali	pun	Lucas	Ford	menatap	Sophie.

                  Entah	kenapa	kenyataan	remeh	itu	membuat	Sophie	me-
                rasa	semakin	bersalah.















        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   121                     3/30/2015   10:43:17 AM
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128