Page 48 - In a Blue Moon
P. 48

”Aku	hanya	ingin	memberitahumu	bahwa	aku	ingin	mengajak
                  kakekmu	makan	malam	hari	ini.”
                    Sophie	 mengerjap,	 tidak	 mengerti	 kenapa	 Gordon	 Ford
                  merasa	 perlu	 memberitahunya.	”Kurasa	 kakekku	 pasti	 akan

                  senang,”	katanya.
                    ”Dan	 aku	 ingin	 kau	 dan	 kakakmu	 ikut	 juga,”	 lanjut
                  Gordon	 Ford.	”Aku	 akan	 mengajak	 cucuku,	 sehingga	 kalian
                  anak-anak	muda	bisa	saling	mengobrol	dan	tidak	akan	bosan
                  hanya	mengobrol	dengan	orang-orang	tua	seperti	kami.”
                    Sophie	melotot	menatap	telepon.	”Maaf,	Mr.	Ford.	Aku...

                  sudah	punya	rencana	lain	malam	ini,”	katanya,	lalu	memejam-
                  kan	mata	dan	menggigit	bibir.	Ia	tidak	suka	berbohong,	ter-
                  utama	kepada	orang	tua.	Hal	itu	membuat	perasaannya	tidak

           46     enak.
                    ”Oh,	begitu?	Sayang	sekali.”	Suara	Gordon	Ford	terdengar
                  kecewa,	membuat	Sophie	merasa	semakin	bersalah.
                    ”Mungkin	Spencer	bisa	menemani	kalian,”	sela	Sophie	ce-
                  pat.	 Namun,	 kemudian	 ia	 teringat	 cerita	 Spencer	 tentang
                  jadwalnya	yang	padat	di	rumah	sakit	akhir-akhir	ini	dan	ber-
                  kata	menyesal,	”Tapi	mungkin	sepertinya	dia	juga	tidak	sem-

                  pat.”
                    ”Tidak	 apa-apa,	 kalau	 begitu,”	 kata	 Gordon	 Ford.	 ”Kau
                  pasti	 sedang	 sibuk	 sekarang.	 Maafkan	 aku	 karena	 sudah
                  mengganggumu.”

                    ”Oh,	 tidak	 apa-apa,	 Mr.	 Ford.	 Anda	 tidak	 mengganggu,”
                  balas	 Sophie	 cepat,	 berusaha	 menenangkan	 orang	 tua	 itu.
                  ”Aku	sama	sekali	tidak	sibuk.	Sungguh.”







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   46                      3/30/2015   10:43:11 AM
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53