Page 50 - In a Blue Moon
P. 50
”Sempurna,” gumam Sophie lesu. ”Semuanya sempurna.”
Bo mengangkat sebelah alis tidak percaya, tetapi ia tidak
berkomentar lebih jauh. ”Begini, Bos,” katanya, ”kami ingin
mulai memasang hiasan Natal di toko. Kau mau ikut ber-
gabung?”
Sophie menjauhkan keningnya dari dinding dan menegak-
kan tubuh. Memasang hiasan Natal bersama sudah menjadi
tradisi mereka sejak dulu, dan Sophie tidak akan membiar-
kan sesuatu yang remeh seperti Lucas Ford merusak tradisi
menyenangkan itu. Lagi pula, ada kemungkinan laki-laki itu
tidak akan datang. Ya, itulah yang diharapkan Sophie.
”Tentu saja,” ujarnya. ”Ayo, bantu aku mengeluarkan hiasan
Natal dari gudang.”
48 Sebaiknya ia menyibukkan diri daripada menghabiskan
waktu menyesali diri dan membayangkan segala bentuk tin-
dakan kekerasan yang ingin dilakukannya apabila Lucas Ford
benar-benar menampakkan batang hidungnya di sini.
Sophie sedang meluruskan rangkaian lampu-lampu Natal
yang kusut di gudang ketika Christina muncul dan berkata,
”Bos, ada yang mencarimu.”
Sophie melingkarkan rangkaian lampu yang sudah lurus
ke leher dan terus bekerja melepaskan bagian yang kusut.
”Siapa?” tanyanya sambil lalu.
”Katanya namanya Lucas Ford.”
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 48 3/30/2015 10:43:11 AM

