Page 94 - In a Blue Moon
P. 94

Lucas	 mengamati	 laki-laki	 yang	 berdiri	 di	 hadapannya	 de-

                  ngan	saksama.	Wajahnya	tampan	dan	halus,	rambut	hitam-
                  nya	disisir	rapi,	jas	resminya	berpotongan	bagus	dan	sepatu
                  kulitnya	 disikat	 sampai	 mengilap.	 Tipe  pesolek,	 pikir	 Lucas
                  dalam	 hati.	 Jangan­jangan  Sophie  Wilson  menyukai  tipe  pria
                  seperti ini?
                    Ia	 menjabat	 tangan	 Nicholas	 Li	 dan	 bertanya,	 ”Kau	 ke-

                  kasih	Sophie?”
                    Nicholas	 Li	 melirik	 Sophie	 sekilas,	 lalu	 menjawab,	 ”Ya,
                  begitulah.”

           92       Lucas	tersenyum	datar	dan	berkata,	”Aku	tunangannya.”
                    Ia	 mendengar	 Sophie	 terkesiap	 keras	 dan	 sedetik	 kemu-
                  dian	lengannya	dipukul	dengan	keras.
                    ”Aduh!”	 Lucas	 melompat	 ke	 samping	 dan	 mengusap	 le-
                  ngannya	yang	dipukul	Sophie	dengan	sekuat	tenaga.	”Kenapa
                  kau	suka	sekali	memukul	orang?”
                    Sophie	 melotot	 menatapnya	 dengan	 kesal.	 ”Kau!	 Tutup

                  mulutmu.”
                    ”Apa?”	 Alis	 Nicholas	 Li	 menatap	 mereka	 bergantian	 de-
                  ngan	kaget.	”Tunangan?”
                    Sophie	menoleh	menatap	Nicholas	Li	dan	cepat-cepat	ber-

                  kata,	”Abaikan	kata-katanya.	Dia	bukan	tunanganku.”
                    Tiba-tiba	laki-laki	itu	menjentikkan	jari,	seolah-olah	baru
                  menyadari	 sesuatu.	 ”Oh!”	 serunya	 sambil	 menatap	 Sophie.







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   92                      3/30/2015   10:43:15 AM
   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98   99