Page 91 - In a Blue Moon
P. 91
Sophie menoleh ke arah suara bernada menuduh itu.
Matanya melebar melihat Lucas Ford yang mendadak sudah
berdiri di sampingnya. ”Kau,” gumamnya. ”Sedang apa kau di
sini?”
”Menghadiri pameran lukisan. Orang yang melukis semua
lukisan aneh ini adalah temanku,” sahut Lucas sambil meng-
gerakkan tangannya yang memegang gelas menunjuk sekeli-
ling ruangan. ”Kebetulan sekali bertemu denganmu di sini.”
Sophie tidak berkomentar. Ia menerima segelas anggur
putih yang disodorkan bartender dan mengucapkan terima
kasih. Setelah itu ia menyingkir ke samping, memberi jalan
kepada orang lain yang ingin memesan minuman. Tiba-tiba
ia merasa sikunya disentuh.
”Ikutlah denganku sebentar,” gumam Lucas Ford dan lang-
89
sung menuntun Sophie menjauh dari bar ke salah satu sisi
ruangan yang tidak terlalu ramai.
”Temanku sedang menunggu,” kata Sophie ketika mereka
akhirnya berhenti melangkah dan Lucas Ford melepaskan
pegangannya di siku Sophie.
”Aku yakin dia tidak keberatan kita mengobrol sebentar,
melihat dia juga sedang sibuk mengobrol dengan teman-
temannya,” sahut Lucas tidak peduli.
Sophie memutar bola matanya, namun tetap berdiri di
tempat. Beberapa hari yang lalu, ia mungkin lebih memilih
kembali bergabung dengan Nic dan mendengarkan pembi-
caraan membosankan tentang seni daripada berdiri di sini
bersama Lucas Ford. Namun, setelah pertemuan di Jump
Start, ada sesuatu yang berubah di antara mereka. Sesuatu
Ilana-In a Blue Moon Content.indd 89 3/30/2015 10:43:15 AM

