Page 92 - In a Blue Moon
P. 92

yang	 kecil	 yang	 masih	 belum	 dipahami	 Sophie,	 namun	 hal
                  itu	membuatnya	memutuskan	tetap	berdiri	di	sini,	bersama
                  Lucas	Ford,	dan	menyesap	anggur	putihnya.
                    ”Jadi	kau	mau	mulai	menjelaskan	kenapa	kau	bisa	berubah

                  dari	 tunanganku	 menjadi	 kekasih	 orang	 lain?”	 tanya	 Lucas
                  sekali	lagi.
                    ”Aku	bukan	tunanganmu,”	cetus	Sophie.
                    ”Katakan	itu	pada	kakekku,”	balas	Lucas	santai.	”Menurut-
                  nya	kau	adalah	tunanganku.”
                    ”Dan	kau	selalu	menuruti	kata-kata	kakekmu?”

                    ”Aku	selalu	berusaha	menyenangkannya.	Nah,	untuk	yang
                  ketiga	kalinya,	bagaimana	kau	bisa	berubah	dari	tunanganku
                  menjadi	kekasih	orang	lain?”

           90       Sophie	mengangkat	bahu	tak	acuh.	”Mungkin	saja	aku	su-
                  dah	menjadi	kekasih	orang	lain	lebih	dulu	sebelum	menjadi
                  tunanganmu.”
                    Lucas	 tertegun,	 lalu	 menggeleng.	”Tidak	 mungkin.	 Kalau
                  kau	 sudah	 menjadi	 kekasih	 orang	 lain,	 kakekku	 pasti	 tahu
                  dan	dia	pasti	sudah	memperingatkanku	tentang	saingan	yang
                  harus	kuhadapi.	 Karena	 kakekku	 tidak	berkata	apa-apa,	itu

                  artinya	kau	masih	lajang	sebelum	menjadi	tunanganku.”
                    ”Penarikan	kesimpulan	yang	menarik,”	gumam	Sophie.
                    Lucas	meliriknya	dengan	tajam.	”Kau	mau	menjawab	atau
                  aku	harus	pergi	ke	sana	dan	menghajarnya	karena	telah	me-

                  rebut	tunangan	orang	lain?”
                    Sophie	tertawa	pendek.	”Kau	tidak	mungkin	menimbulkan
                  kehebohan	di	acara	penting	temanmu.”







        Ilana-In a Blue Moon Content.indd   90                      3/30/2015   10:43:15 AM
   87   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97